TERKINI Jelang Penetapan Capres-cawapres Massa Berunjuk Rasa di Kantor KPU Tuntut Diskualifikasi Prabowo-Gibran
DKYLB.COM (13/11/2023) – Menjelang penetapan capres cawapres, massa menggelar aksi di area Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor KPU Jakarta, Senin (13/11/2023).
Para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Penyelamat Konstitusi itu mulai berdatangan di area Gedung KPU sekitar pukul 11.00 WIB.
Kebanyakan mereka memakai pakaian berwarna hitam, lengkap dengan sejumlah atribut lainnya seperti spanduk, bendera Merah-Putih dan juga bendera kertas minyak berwarna kuning.
Baca Juga: Soal Penetapan Tersangka Wamenkumham, Yasonna: Silakan Proses
Di antara spanduk yang dibawa bertuliskan “Selamatkan Indonesia dari Ancaman Darurat Konstitusi”, “MK Bukan Mahkamah Keluarga”, “Ini Republik Bukan Kerajaan” dan “Kami Muak, Gibran Pemimpin Karbitan”.
Bahkan mereka juga membawa keranda yang dipasang di atas pembatas jalan (barrier) yang menjadi pembatas menuju kantor KPU.
Para pengunjuk rasa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain mendesak KPU untuk mendiskualifikasi Prabowo-Gibran sebagai Capres-Cawapres.
Mereka juga menuntut aparat netral dalam Pemilu.
Baca Juga: Tragis, Dosen Keperawatan di Batam Dibunuh dan Dibakar Suami
Sementara itu, jalan di depan Gedung KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, ditutup menjelang penetapan capres dan cawapres.
Penutupan dilakukan sejak pukul 10.30 WIB, baik dari arah menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) atau Jalan MH Thamrin dan menuju Taman Suropati atau menuju kawasan Menteng.
Penutupan jalan dilakukan menggunakan "barrier" setinggi sekitar dua meter yang berwarna putih dan hitam.
Baca Juga: Sungguh Bejat, Emak di Depok Tega Jual Putri Kandung Buat Layani Pria Hidung Belang WNA Mesir
Personel Kepolisian dan aparat gabungan berjaga di sekitar Gedung KPU. Pun demikian dengan pasukan pengamanan internal KPU RI yang dikenal sebagai "Jagad Saksana" juga melakukan penjagaan di Gedung KPU RI.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pihaknya mengatakan mengerahkan sebanyak 1.318 personel gabungan untuk mengamankan pengumuman penetapan pasangan capres dan cawapres. Selain itu juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Kantor KPU guna mengantisipasi kemacetan kendaraan secara situasional. (*)

