X

DEPOK Sungguh Bejat, Emak di Depok Tega Jual Putri Kandung Buat Layani Pria Hidung Belang WNA Mesir

13 November 2023 08:29 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (13/11/2023) - Zaman sudah semakin edan, terlihat dari kelakuan bejat seorang emak di Depok, Jabar, yang harusnya melindungi justru tega menjual putri kandungnya untuk melayani pria hidung belang.

Akibatnya, RAD (41) ditangkap petugas Polres Metro Depok terkait kasus prostitusi dimana pelaku menjual anak kandungnya yang masih di bawah umur kepada pria hidung belang.

 “Satreskrim Polres Metro Depok pada 8 November 2023 telah menangkap RAD," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Hadi Kristanto saat dikonfirmasi, Minggu (12/11/2023).

Baca Juga: Mirip Gejala Flu, Kenali Penyakit Anjing Gila yang Ditularkan pada Manusia Melalui Gigitan Hewan Terinfeksi

Lebih jauh Hadi menjelaskan polisi memfkap pelaku karena mengeksploitasi anak di bawah umur untuk hubungan seksual.

"Pelaku ditangkap atas tindak pidana yang dilakukan eksploitasi anak di bawah umur secara seksual dan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur," sambungnya.

 Hadi menambahkan, pelaku menjual anak kandungnya yang masih berusia 15 tahun untuk melayani pria hidung belang yang berstatus warga negara asing (WNA).

"RAD menjual korban kepada WNA asal Mesir inisial T, dengan imbalan Rp3 juta,” ucapnya.

Kasus tersebut, lanjut Hadi, berawal dari laporan saudaranya yang mengetahui keponakannya dipaksa melayani T di salah satu apartemen kawasan Cibubur, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok.

Baca Juga: Horor, 1.825 Orang Terkena Anjing Gila di NTT, 10 Orang Meninggal

"Setelah paman dan tante korban mengetahui kejadian tersebut, mereka langsung melaporkanya ke Polres Depok. T yang merupakan WNA Mesir juga sudah berhasil ditangkap Jumat 10 November 2023 kemarin di apartemen kawasan Cibubur" jelasnya. (*)

 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh