X

TEKNOLOGI Awas Hati-hati Robot Juga Bisa Gagal! Buktinya Pria Pekerja Pabrik Ini Jadi Korban

12 November 2023 10:10 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (12/11/3023) - Era Artificial Intelligence (AI) membuat robot dengan kecerdasan buatan didewa-dewakan.

Betapa tidak, selain mampu kerja nonstop 24 jam sehari semalam, penggunaan robot AI juga dinilai mampu bekerja dengan sempurna nyaris tanpa kesalahan.

Namun rupanya hal itu tidak selamanya bisa diharapkan. Buktinya, baru-baru ini seorang pria pekerja pabrik di Korea Selatan jadi korban hingga tewas akibat kesalahan robot AI yang gagal membedakannya dengan sekotak sayur.

Baca Juga: Diabetes Tipe 1 Banyak Diderita Anak Indonesia, Pakar: Prevalensinya Meningkat 70 Kali

Dilansir Daily Mail,  ketika kejadian, korban yang merupakan pria pekerja perusahaan robotika berusia 40-an itu dikatakan sedang memeriksa sensor mesin tersebut.

Bermula insiden dilaporkan terjadi di pusat distribusi hasil pertanian di Gyeongsang Selatan pada Rabu, 8 November 2023 dini hari. 

Saat itu robot yang sedang mengangkat kotak paprika ke atas palet tiba-tiba mencengkeram lengan pria tersebut dan mendorongnya ke arah ban berjalan, lalu meremukkan wajah dan dadanya.

Baca Juga: Jual Konten Foto-Video Porno ABG, Pemuda di Jatim Diborgol Polisi

Rupanya Robot itu tengah rusak  dan mengidentifikasi pria itu sebagai sebuah kotak sayur, kata sumber polisi. 

Atas kejadian itu korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayang nyawanya tidak tertolong. 

Menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap, pria itu meninggal di rumah sakit, 

Atas kejafian itu polisi kini tengah melakukan penyelidikan terhadap pengelola keamanan di lokasi tersebut, atas kemungkinan kelalaian dalam tugas yang diberikan.

Baca Juga: Dua Wanita Sindikat Kredit Fiktif di Bank Ditangkap Polresta Probolinggo

Diprediksi, robot atau mesin pengangkat kardus paprika itu  mengalami masalah sensor dan pengujiannya harus ditunda selama dua hari.

Pejabat dari Kompleks Pertanian Ekspor Donggoseong, pemilik pabrik tersebut, menyebutkan bahwa sistemnya 'tepat dan aman' dalam sebuah pernyataan setelah kejadian tersebut.

Sedianya korban dijadwalkan akan melakukan tes pada mesin tersebut pada 6 November. 

Baca Juga: Gila Si Nur Ini, Dia Tipu Korban Pakai Surat DPO Palsu, Jelas Saja Diciduk Polisi

Namun kemudian mereka menunda pengujian hingga dua hari setelah mesin tersebut diduga mengalami masalah pada sensor robotnya.

Kejadian semacam itu sebelumnya juga pernah terjadi dimana manusia menjadi korban dari robot.

Sekitar bulan Maret, seorang pria Korea Selatan berusia 50-an menderita luka serius setelah terjebak oleh robot saat bekerja di pabrik suku cadang mobil.

Lalu, pada bulan Juli lalu, muncul rekaman yang menunjukkan robot pemain catur mematahkan jari seorang anak saat berkompetisi di Rusia. Video soal itu sempat viral di media sosial. 

Baca Juga: BKSAP DPR RI Desak Parlemen Asia Tetapkan Israel sebagai Pelaku Genosida

Konon robot tersebut diketahui mencengkram jari bocah laki-laki berusia tujuh tahun di Moscow Open karena bingung dengan gerakan cepatnya, lapor media Rusia.

Wakil Presiden Federasi Catur Rusia Sergey Lazarev mengatakan anak tersebut telah melanggar 'aturan keselamatan tertentu' karena melakukan tindakan terlalu cepat. (*)

 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh