TEKNOLOGI Mampu Kerja Nonstop 24 Jam, Perusahaan Minuman Ini Angkat Robot AI sebagai CEO
DKYLB.COM (12/11/3023) - Kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) kini mulai merambah ke dunia nyata di berbagai bidang kehidupan.
Utamanya di dunia industri, jasa dan perdagangan kini orang tak ragu lagir memanfaatkan AI untuk bukan hanya membantu tapi bahkan memberi peran utama kepada robot dengan AI.
Memang keberadaannya hingga kini masih menimbulkan pro kontra, namun diprediksi nanti keberadaan robot AI akan semakin akrab dipergunakan di berbagai lini kehidupan.
Baca Juga: Diabetes Tipe 1 Banyak Diderita Anak Indonesia, Pakar: Prevalensinya Meningkat 70 Kali
Dilansir dari Times of India, belum lama ini sebuah perusahaan minuman di Polandia bahkan mengangkat robot AI sebagai CEO eksperimental.
Mika, panggilan robot itu diplot untuk melakukan tugas khusus di perusahaan itu.
Dia ditugaskan untuk mengawasi pertumbuhan perusahaan dalam bidang barang koleksi, komunikasi hingga perencanaan strategi.
Sudah barang tentu pengangkatan robot AI sebagai salah satu pimpinan perusahaan ini menimbulkan silang pendapat di kalangan warganet.
Baca Juga: Jual Konten Foto-Video Porno ABG, Pemuda di Jatim Diborgol Polisi
Pasalnya, disrupsi yang dikhawatirkan itu kini tampaknya telah terjadi.
Nantinya dengan semakin banyaknya robot yang terlibat dalam pekerjaan manusia tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri.
Banyak pula netizen yang khawatir jika robot nantinya benar-benar akan menggantikan peran manusia dalam bekerja.
Bahkan, sebuah perusahaan minuman di Polandia memilih untuk menunjuk robot AI sebagai CEO. Keputusan dewan direksi dalam memilih robot AI ini pun menjadi sorotan banyak netizen.
Baca Juga: Dua Wanita Sindikat Kredit Fiktif di Bank Ditangkap Polresta Probolinggo
“Keputusan dewan direksi Diktator adalah revolusioner dan sekaligus berani. Robot mirip manusia pertama ini, dengan AI, dalam struktur perusahaan, akan mengubah dunia yang kita kenal selamanya,” ujar ketua dewan Eropa Marek Szoldrowski.
Dikabarkan Mika ditugaskan untuk fokus pada pemilihan seniman dalam perancangan botol khusus.
Sedangkan untuk keputusan penting lainnya seperti perekrutan pegawai masih berada di tangan manusia.
Baca Juga: Gila Si Nur Ini, Dia Tipu Korban Pakai Surat DPO Palsu, Jelas Saja Diciduk Polisi
Untuk pengangkatan jabatan itu Mika juga ikut serta menjalani wawancara terkait posisi barunya yang menjadi daya tarik netizen.
“Proses pengambilan keputusan saya bergantung pada analisis data yang ekstensif dan menyelaraskan dengan tujuan strategis perusahaan. Ini tanpa bias pribadi, memastikan pilihan yang tidak memihak dan strategis yang memprioritaskan kepentingan terbaik organisasi," kata Mika dalam wawancaranya.
Atas pengangkatan Mika itu maka perusahaan minuman tersebut pun berada pada garis terdepan dalam pemanfaatan teknologi.
Inovasi lainnya, perusahaan tersebut juga menawarkan rum tertua pertama di dunia dalam bentuk NFT.
Baca Juga: BKSAP DPR RI Desak Parlemen Asia Tetapkan Israel sebagai Pelaku Genosida
Penawaran tersebut bahkan dengan cepat mampu meraih $25.000 untuk perusahaan atau sekitar Rp 392 juta.
Perusahaan juga mengklaim jika penggunaan robot AI mampu meraih keuntungan lebih besar.
Karenanya AI diharapkan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengambil keputusan lebih banyak di masa depan.
Konon AI dapat menambah $2,6 triliun hingga $4,4 triliun per tahun pada perekonomian global pada tahun 2040.
Laporan itu juga menyatakan bahwa AI dapat memungkinkan pertumbuhan produktivitas tenaga kerja sebesar 0,1% hingga 0,6% per tahun dalam waktu yang sama. (*)

