BEKASI Pelayanan NIK dan NPWP di KPP Cibitung sangat Buruk dan Lemot
DKYLB.com, Selasa (14/11/2023) - Sejumlah warga yang mengurus pemaduan NIK dan NPWP mengalami kesulitan di saat mengurus pemadanan di KPP Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Meski antrean sudah puluhan warga, ada yang mendapatkan nomor di atas 82, Selasa, loket yang melayani warga hanya satu saja.
Baca Juga: OJK Tidak Berguna dalam Menyelesaikan Teror Debt Collector Bank Mega
Padahal petugas satpam menjelaskan nanti ada dua loket, ternyata banyak loket yang tidak ada petugasnya.
Dari keluhan warga, Selasa, dia sudha hadir sejak pukul 09.00, tapi pelayanan belum diterima.
Padahal, dirinya terpaksa tidak bekerja.
"Saya kira cukup di DJP online, ternyata tidak bisa," katanya.
Menurut keterangan di layar komputer dirinya harus menyesuaikan di KPP terdekat.
"Sampai KPP, saya disuruh ke alamat awal yang ada di NPWP padahal sejak diurus pertama dan kemudian pindah, saya tidak disuruh ganti NPWP meski KTP sudah ganti," katanya.
Warga lainnya menjelaskan, dirinya sangat dirugikan karena meski sudah sampai di awal pagi, dirinya tetap harus menunggu terlalu lama.
"Padahal, saya harus mencari nafkah, jadi seharian mirip mau antre sembako padahal harusnya bisa online, ini kok malah berbelit-belit," katanya.
Sementara itu, warga lainnya yang menunggu di KPP Cibitung juga menyatakan, pelayanan di KPP Cibitung sangat buruk.
"Banyak loket pelayanan kosong, jadi saya harus bolak balik ke sini, sangat tidak modern dan pelayanan DJP online apa gunanya?" katanya.
Padahal, kata korban lainnya di KPP Cibitung, harusnya ada sedikitnya 5 loket di lantai 1, tapi itu juga hanya ada dua loket yang ada petugasnya, sisanya ada satu loket pelayanan kosong sejak pagi.
Sementara itu, empat loket yang melayani nomor antrean dengan nomor A dan B ternyata juga tidak semua dibuka.
"Dari tiga loket, satu kosong malah, ini pelayanan kok kembali ke zaman primitif," kata korban lainnya.

