GAYA HIDUP Cole Palmer Meledak dan Raheem Sterling Memukau Ditambah Conor Gallagher Bikin Hujan Gol di Stamford Bridge untuk Menahan Manchester City dengan 4-4
DKYLB.com, Senin (13/11/2023) - Hujan gol di markas Chelsea, Stamford Bridge terjadi di saat Chelsea menjamu Manchester City, yang diuntungkan wasit plontos, Anthony Taylor.
Sudah banyak kalangan yang menyoroti buruknya kepemimpinan wasit Premier League khususnya sejak kucuran uang minyak membanjiri Liga Inggris.
Baca Juga: Liverpool Lompati Tottenham setelah Mencukur Brentford Sementara City Harus Berjibaku Lawan Chelsea
Hal itu terjadi setelah Manchester City dibeli Qatar, hampir semua wasit Liga Inggris selalu berat sebelah dan memuluskan City.
Arab Saudi kemudian membeli Newcastle United, sehingga dua klub ini cenderung dibela sejumlah wasit Liga Inggris.
Penampilan gemilang ditunjukkan sejumlah bintang Chelsea termasuk Conor Gallagher yang menendang bola dengan canon ball yang sangat kencang.
Tendangan itu bisa ditepis kiper Chelsea, tapi jatuh ke kaki Jackson yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang dijaga Ederson.
Sementara itu, pengamat bola, Mark Ogden yakin Cole Palmer harus dipanggil ke skuad Inggris.
Mark Ogden dari ESPN FC yakin, penampilan Cole Palmer baru-baru ini seharusnya membuatnya dipanggil ke tim Inggris asuhan Gareth Southgate untuk pertandingan internasional mendatang.
Mauricio Pochettino telah meminta maaf kepada Pep Guardiola dan ofisial pertandingan setelah kemarahannya meledak pada akhir hasil imbang 4-4 Chelsea dengan Manchester City di Stamford Bridge.
Bos Chelsea melangkah ke lapangan pada waktu penuh untuk berdebat dengan wasit Anthony Taylor karena dia menghentikan permainan ketika Chelsea sedang mencari gol kelima yang memenangkan pertandingan.
Pochettino tampak tidak berjabat tangan dengan manajer City Guardiola dan mendapat kartu kuning karena memprotes Taylor.
Sebelum kemudian dia diseret oleh dua anggota staf di akhir pertemuan yang menegangkan di mana timnya menyelamatkan hasil imbang melalui penalti Cole Palmer pada menit ke-95.
Usai insiden itu, Pochettino meminta maaf.
“Saya perlu meminta maaf kepada Anthony (Taylor) dan para ofisial,” kata Pochettino.
“Saya merasa, Raheem Sterling bisa lolos dan mencetak gol kelima, tapi pertandingan dihentikan wasit.
Saat ini, ketika kami menyelesaikan pertandingan, saya menoleh ke Anthony dan berkata:
Apa yang sedang terjadi?
Mengapa berhenti di saat ini?"
Pochettino tampak berteriak dan memrotes Taylor.
"Kemudian, saya berbalik dan berkata:
Saya pantas mendapat kartu kuning karena ya, saya melewati batas.
Saya ingin meminta maaf karena itu bukan citra yang baik bagi saya dan bagi sepak bola, perilaku seperti ini."
Pochettino memang tampak kecewa saat berbaur dengan pemain di lapangan.
Secara tidak sengaja, dia seolah mengabaikan Guardiola di waktu penuh, Pochettino mengatakan:
"Saya juga ingin meminta maaf kepadanya.
Saat ini, saya tidak melihatnya.
Saya hanya fokus pada tindakan.
Jadi saya juga ingin meminta maaf kepada Pep."
Guardiola mengecilkan insiden tersebut ketika ditanya.
"Tidak masalah," katanya.
"Itu bukan masalah.
Saya tidak ingin membicarakan hal itu, tidak apa-apa.
Semua orang yang sedang emosi, terkadang hal itu terjadi pada saya.
Tidak apa-apa, sejujurnya.
Saya tidak ingin Anda salah paham dengan saya, di masa lalu.
Hal itu terjadi pada Pochettino tetapi tidak apa-apa.
Kami benar-benar baik-baik saja."
Tidak Layak
Wasit Anthony Taylor memang seperti biasa tampil berat sebelah.
Setelah marak isu wasit Premier League diduga menerima kucuran suap dari uang minyak, uang judi, dan berbagai skandal lainnya.
Bahkan, Taylor sudah diturunkan ke Championship karena buruknya performa dia saat memimpin pertandingan penting.
Demikian juga wasit seperti Paul Tierney, Simon Hooper, dan John Brooks.
Mereka seperti berkomplot untuk lebih mendukung Manchester City yang dimiliki Qatar dan Newcastle United yang dimiliki oleh Arab Saudi.
Penalti Erling Haaland pada menit ke-25 memberi City keunggulan sebelum Thiago Silva dan Raheem Sterling mencetak gol untuk tuan rumah.
Manuel Akanji menyamakan kedudukan untuk City di masa tambahan waktu babak pertama.
Di awal babak kedua, Haaland memasukkan bola dari jarak dekat dengan selangkangannya untuk memberi tim tamu keunggulan 3-2 pada menit ke-47.
Chelsea terus menekan dan Nicolas Jackson kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-67.
Sebelum kemudian, tendangan Rodri yang memantul ke kaki Thiago Silva pada menit ke-86 nampaknya memberi City tiga poin.
Namun, Rúben Dias secara brutal melanggar Armando Broja di dalam kotak penalti.
Pelanggaran brutal itu seharusnya diganjar dengan kartu merah.
Bintang muda Chelsea yang dibeli dari City, Cole Palmer mengonversi penalti yang dihasilkan melawan mantan klubnya.
Pemain belia ini selalu menjadi eksekutor pertama Chelsea untuk setiap hadiah penalti.
Dengan hasil ini, City untuk sementara hanya unggul satu poin di puncak klasemen Premier League.
Situasi itu sangat menggembirakan City karena menjelang jeda internasional, yang berlangsung dua pekan.
Sementara itu, Chelsea yang bertabur bintang untuk sementara ada di peringkat kesepuluh dengan 16 poin.

