TERKINI Rusuh di Muntilan, Bupati Magelang Perihatin dan Minta Maaf
DKYLB.COM (16/10/2023) – Kerusuhan di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, akibat bentrokan dua kelompok massa BSM PDIP dan GPK, mengundang keperihatinan Bupati Magelang Zaenal Arifin.
"Atas nama pemerintah daerah bersama forkompimda, kami prihatin dengan kejadian ini. Kami duduk bersama Kapolresta dan Dandim bersama dua kelompok yang diindikasikan ada masalah ini," kata Bupati Zaenal Arifin di Magelang, Jawa Tengah, Minggu malam.
Dalam bentrokan dua kelompok tersebut, mereka saling melempar batu hingga benda tumpul lainnya. Mereka juga melakukan perusakan terhadap sepeda motor dan rumah warga mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Baca Juga: Bentrok 2 kelompok Picu Kerusuhan di Muntilan Magelang, 6 Motor Dibakar
Kerusuhan itu akhirnya bisa diredam setelah beberapa jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam aksi anarkis tersebut namun sekitar 6 sepeda motor dikabarkan dibakar massa.
Atas ejadian itu Bupati Magelang mengatakan bahwa pihaknya melakukan mediasi, membantu penyelesaian persoalan ini sehingga tercapai kesepakatan.
"Sekali lagi kami prihatin dengan kejadian ini, dan kami akan fasilitasi untuk melakukan mediasi agar peristiwa-peristiwa seperti ini tidak terulang di Kabupaten Magelang," katanya.
Menurutnya, Kabupaten Magelang yang selama ini dikenal sejuk dan damai. Dengan kejadian ini, menurut dia, menjadi tidak elok, bahkan beritanya sudah sampai ke mana-mana.
Baca Juga: 4 WNI Dievakuasi dari Tepi Barat Sampai di Tanah Air dengan Selamat
"Tentunya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengendara yang pada hari ini terganggu dengan kejadian ini. Semoga ini tidak terjadi lagi ke depannya," kata Bupati.
Kapolresta Magelang Kombes Pol. Ruruh Wicaksono menjelaskan kronologi kejadian bahwa ada kegiatan oleh suatu kelompok di Kabupaten Magelang mulai pagi hingga pukul 15.00 WIB.
"Setelah kegiatan selesai, saat pulang, salah satu kelompok ini bersinggungan dengan kelompok yang lain, kemudian ada kesalahpahaman hingga terjadilah gesekan di lapangan," katanya.
Baca Juga: Ada Loker Lagi Nih! PLN Buka Lowongan Buat Putra-putri Maluku & Nusa Tenggara
Namun, kata Kapolresta, malam harinya situasi sudah bisa diselesaikan. Dalam hal ini, pihaknya membantu proses mediasi. (*)

