PEMILU DAN PILPRES KPU Tiadakan Debat Khusus Cawapres, Mahfud Md: Saya Siap Debat Khusus Maupun Tidak Khusus
DKYLB.COM (2/12/2023) – Cawapres Mahfud Md menyatakan siap apapun tipe debat yang disiapkan KPU, baik debat khusus maupun tidak khusus menyusul KPU yang meniadakan debat khusus cawapres saja di Pilpres 2024.
“Saya siap debat khusus maupun tidak khusus, namanya calon pemimpin harus siap. Kalau ditiadakan atau tidak diadakan ya terserah KPU saja kan mereka yang atur, saya ndak,” kata Mahfud di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2023).
Sedangkan menanggapi adanya kekhawatiran metode debat pilpres terbatu tidak bisa membuat debat menjadi komprehensif, Mahfud enggan menjawab banyak.
“Ya bilang itu ke KPU jangan bilang ke saya, kalau saya siap saja,” tegas Mahfud.
Baca Juga: Cak Imin Sesalkan Tidak Adanya Debat Khusus Cawapres
Diketahui KPU telah menetapkan lima kali debat capres-cawapres dan semuanya akan diikuti semua paslon. Dalam aturan itu, meski ada dua debat khusus cawapres, capres tetap akan ikut mendampingi.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, meminta kehadiran semua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mengikuti Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 pada setiap sesi debat.
KPU memang mengatur bahwa lima debat yang diselenggarakan akan terbagi dalam tiga kali debat calon presiden dan dua kali debat calon wakil presiden.
Hanya saja, dalam lima debat tersebut, para calon presiden dan calon wakil presiden akan sama-sama naik panggung.
Perbedaannya terdapat pada proporsi bicara masing-masing capres dan cawapres, tergantung agenda debat hari itu, apakah debat capres atau debat cawapres.
Baca Juga: Baru Nikah Siri Saja, Sebanyak 94 Warga Rumpin Bogor dan Parung Panjang Melakukan Isbat Nikah
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjelaskan bahwa ketentuan itu diterapkan supaya pemilih dapat melihat sejauh mana kerja sama masing-masing capres-cawapres bahu-membahu satu sama lain dalam penampilan debat.
Hasyim mengatakan, pasangan capres-cawapres harus bersama-sama hadir dalam debat untuk menunjukkan kesatuan dan kekompakan di antara mereka kepada publik.
"Sehingga publik makin yakin dengan penampilan mereka pada saat debat," kata Hasyim dilansir dari Antara, Jumat (1/12/2023). (*)

