GAYA HIDUP Aroma korupsi menyengat di kepergian Trent Alexander Arnold dari Liverpool ke Real Madrid menyerupai modus Mbappe hengkang dari PSG demi fee transfer
DKYLB.com, Selasa (6/5/2025) - Kalangan fans marah besar mendengar rumor di balik hengkangnya Trent Alexander Arnold ke Real Madrid dengan status bebas atau free agent.
Di tengah keterpurukan ekonomi dunia, makan siang gratis, apalagi transfer menggiurkan sosok pemain bola profesional yang potensial seperti Trent.
Baca Juga: Pramono Tegaskan Tak Ada Pemutihan: Punya Mobil Tak Bayar Pajak, Saya Kejar!
Trent mendapatkan setidaknya 50 juta euro karena kelicikan dan pengkhianatan ini.
Trent memberikan alibi bahwa RMA adalah klub impian sejak kecil padahal jelas sekali, liga yang paling berharga jelas Liga Inggris dan paling banyak ditonton dari seluruh dunia di kala mereka bertanding.
Mana ada makan siang gratis, apalagi transfer pemain termahal dunia.
Cara Trent Alexander Arnold (TAA) untuk meninggalkan Liverpool demi uang sudah dilakukan Killian Mbappe yang lebih dulu meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai transfer seharusnya mencapai 150 juta euro.
Hal serupa dilakukan TAA dengan meninggalkan gemerlap Premier League yang paling kompetitif dan terbaik di seluruh dunia.
Hal tersebut terjadi bukan karena masa kontraknya habis, tapi berkaitan dengan jumlah transfer yang sangat menggiurkan.
TAA bernilai di atas 100 juta euro dan ditaksir mencapai 150 juta euro demikian juga Mbappe yang nilainya bisa mencapai 200 juta euro.
Harga itu pantas jika dibandingkan dengan harga Neymar Jr yang bahkan di atas 200 juta euro saat dibeli dari Barcelona dan mempunyai kondisi fisik rentan cedera.
Nilai Neymar sebenarnya di bawah Mbappe dan TAA.
Uang menggiurkan yang bakal diterima oleh Liverpool jika TAA dibeli dan ditransfer dengan cara yang wajar, maka TAA memilih gratis atau free agent karena masa kontraknya di Liverpool sudah habis.
Padahal, saat Liverpool melakukan transfer Thiago Alcantara dari Bayern Munchen di kala kontrak dia sudah habis, Liverpool membayar 25 juta euro dengan status free agent.
Sedikitnya, Liverpool bisa menerima 25 juta euro untuk kepergian TAA ke Real Madrid.
Namun, TAA memilih berkhianat kepada Liverpool dan membuat sejumlah alasan bahwa dirinya pergi dari Liverpool ke Real Madrid dengan bebas transfer.
Hal serupa sudah dilakukan dan preseden oleh Mbappe kala hengkang dari PSG ke Real Madrid.
Seharusnya PSG bisa menerima kucuran dolar dan euro yang fantastis dari pemain termahal milik mereka itu.
Hal serupa sudah dilakukan dan preseden oleh Mbappe kala hengkang dari PSG ke Real Madrid.
Seharusnya, PSG bisa menerima kucuran dolar dan euro yang fantastis dari pemain termahal milik mereka itu.
Sedikitnya PSG bisa menerima fee 25 juta euro seperti dialami oleh Bayern dari nilai bebas transfer Thiago ke Liverpool padahal statusnya bebas transfer atau free agent.
Baca Juga: Erick Thohir: Direksi dan Komisaris BUMN Tetap Dipenjara Jika Korupsi
Hal serupa kemudian ditiru TAA yang memilih pergi dari Liverpool secara gratis.
Padahal, jelas sekali tidak gratis dan kemungkinan besar biaya transfer TAA serta Mbappe masuk ke kantong agen mereka dan kemudian diserahkan kepada mereka.
Klub kaya Real Madrid bisa membeli banyak pemain dengan nilai 100 juta euro hingga 300 juta euro per musim karena keuangan mereka yang melimpah sebagai salah satu klub terkaya dunia.
Trent dinilai sebagai tikus dan pengkhianat di Liverpool.
Fans seluruh dunia minta Arne Slot tidak lagi memberikan kepercayaan pada diri Trent untuk main sebagai starter, bahkan dicoret sebelum musim berakhir.
Fans Liverpool marah besar mengetahui pengkhianatan TAA, mereka kemudian membakar semua jersey Trent termasuk jersey yang dihadiahkan Trent kepada mereka pun dibakar.

