X

TERKINI Simak Kronologi Wafatnya Paus Fransiskus Yang Disiarkan Langsung Kemarin

27 April 2025 19:16 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com - Jakarta (27/04/2025) Pada tanggal 26 April 20025, pemakaman Paus Fransiskus disiarkan langsung di Narasi TV. Hal ini mengingatkan kita bahwa dunia sedang berduka atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, yang meninggal dunia pada Minggu pagi waktu Vatikan dalam usia 88 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi secara resmi oleh Juru Bicara Tahta Suci, Matteo Bruni, dalam sebuah pernyataan kepada media. Paus Fransiskus, yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, telah menjalani masa kepemimpinan yang penuh dengan reformasi, semangat kesederhanaan, dan advokasi untuk perdamaian dunia.

Menurut pernyataan resmi Vatikan, Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Domus Sanctae Marthae setelah mengalami komplikasi kesehatan yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Tim medis Vatikan telah melakukan perawatan intensif, namun kondisi kesehatan Paus semakin menurun sejak awal bulan ini. Diketahui, beliau sudah lama bergulat dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit paru-paru dan radang sendi yang parah.

Baca Juga: Paus Fransiskus Beristirahat di Roma: Prosesi Pemakaman yang Merangkul Dunia

Setelah pengumuman kematiannya, lonceng-lonceng di Basilika Santo Petrus berdentang selama beberapa menit, mengiringi suasana duka yang menyelimuti Kota Vatikan. Ribuan umat Katolik dari seluruh dunia mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Bendera-bendera di negara-negara Katolik utama dikibarkan setengah tiang sebagai tanda belasungkawa.

Pemimpin dunia, mulai dari Presiden Amerika Serikat hingga Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyampaikan belasungkawa mereka atas wafatnya tokoh yang dikenal sebagai jembatan perdamaian ini. "Paus Fransiskus adalah suara moral dunia yang tak tergantikan," ujar Presiden Amerika dalam pernyataannya. "Beliau berdiri bagi keadilan sosial, lingkungan hidup, dan solidaritas antarumat manusia."

Selama masa kepemimpinannya sejak terpilih pada 13 Maret 2013, Paus Fransiskus dikenal dengan pendekatan pastoral yang ramah dan kebijakan reformisnya. Ia memperjuangkan transparansi di dalam Gereja Katolik, memperkuat dialog antaragama, serta menyerukan aksi global melawan perubahan iklim. Salah satu dokumen terkenalnya, ensiklik Laudato Si’, menyerukan tanggung jawab kolektif umat manusia terhadap pelestarian bumi.

Tak hanya itu, Paus Fransiskus juga terkenal dengan sikap rendah hati yang jarang terlihat di antara pemimpin dunia. Ia menolak tinggal di Istana Apostolik, memilih hidup sederhana di Domus Sanctae Marthae, dan lebih sering menggunakan kendaraan sederhana ketimbang mobil kepausan mewah. Sikap ini membawa perubahan besar dalam persepsi masyarakat terhadap kepausan.

Prosesi pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis mendatang di Lapangan Santo Petrus, dipimpin langsung oleh Dewan Kardinal. Misa pemakaman diharapkan dihadiri oleh ribuan peziarah, pemimpin dunia, serta perwakilan dari berbagai agama. Vatikan juga mengumumkan bahwa proses konklaf untuk memilih Paus baru akan segera dimulai setelah masa duka resmi selama sembilan hari, atau yang dikenal dengan istilah Novemdiales.

Kematian Paus Fransiskus meninggalkan warisan besar yang akan dikenang oleh umat Katolik dan seluruh dunia. Dengan dedikasinya terhadap kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian, Paus Fransiskus tidak hanya menjadi pemimpin rohani, tetapi juga simbol harapan global di abad ke-21.

 

(Cynthia Eka Anggraeni)