X

TERKINI Mensesneg Pratikno Bantah Pernyataan Andi Widjajanto, Saat Itu Presiden Jokowi Sedang Berada di Arab

13 Februari 2024 23:56 | Oleh Slamet Supriyadi

DKYLB.COM (13/2/2024) – Pernyataan mantan Gubernur Lemhanas terkait pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo dua hari sebelum pengumuman Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto telah menggegerkan publik.

Bagaimana tidak, dalam pertemuan itu pria yang kini menjabat sebagai Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud mengungkap tiga poin penting.

Saat itu kata Andi, Jokowi menyebut tiga hal diantaranya, pasangan Prabowo Gibran akan menang, PSI akan lolos ke Senanyan dan Suara PDI Perjuangan akan turun.

Tak hanya itu, Jokowi bahkan memberi tantangan seraya berucap,” Kalian hebat jika mengalahkan saya”.

Setelah ramai menjadi perbincangan di masyarakat, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno angkat bicara. Pratikno membantah adanya pertemuan tersebut mengingat saat itu Jokowi sedang berada di Arab.

"Dua hari sebelum pengumuman Mas Gibran sebagai cawapres ya tidak benarlah. Tidak benar ada pertemuan antara Bapak Presiden dengan Pak Andi dua hari sebelum pengumuman Mas Gibran sebagai cawapres," kata Pratikno melalui Humas Setneg di Jakarta, Selasa (13/2).

"Jadi tanggal 16 Oktober, Pak Presiden terbang ke RRT, lanjut ke Arab Saudi. Tiba di Jakarta tanggal 21 Oktober dini hari jam 3 pagi. Ya kalau pertemuannya saja enggak ada, isi pertemuannya juga enggak ada," tambahnya.

Pratikno menyebut pertemuan terakhir Andi Wijayanto sebagai Gubernur Lemhanas dengan Presiden Jokowi berlangsung pada 4 Oktober 2023.

Saat itu di Istana Negara sedang berlangsung acara Arahan Presiden kepada para peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) dan Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Lemhanas, kata Pratikno yang saat itu mendampingi Presiden.

Sebelumnya, dalam acara dialog Political Show Podcast yang ditayangkan di Youtube CNN Indonesia, Sabtu (10/2), Andi Widjajanto menyatakan kepada publik pertemuannya dengan Presiden Jokowi yang berisi sejumlah poin pembicaraan.

"Jadi kira-kira Prabowo pasti menang, PSI akan masuk parlemen, nomor tiga, suara PDIP akan turun. Itu yang dinyatakan Pak Jokowi. Di situ Pak Jokowi mengatakan, kalian hebat kalau bisa mengalahkan saya," ucap Andi.

Pratikno yang mengaku telah menyaksikan tayangan itu, menilai pernyataan Andi Widjajanto tidak benar.

"Saya ikut sih podcast-nya dan juga pernyataan berikutnya yang seakan-akan Bapak Presiden katanya dinyatakan, 'bisa kamu mengalahkan saya', itu tidak benar sekali," ujarnya.

Menurut Pratikno Presiden Jokowi adalah tipe orang yang rendah hati dan tidak pernah merendahkan orang lain.