X

TERKINI Menkumham Yasonna Waspadai Adanya Dugaan Pelanggaran HAM Terkait Pengungsi Rohingya

11 Desember 2023 08:00 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (11/12/2023) – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly menyebutkan akan mewaspadai dugaan pelanggaran HAM terkait banyaknya pengungsi dari Rohingya ke Indonesia.

Menurut Menkumham Yasonna H. Laoly, meski banyak pengungsi ditolak warga setempat, pihaknya tetap akan bertindak bila ditemukan pelanggaran HAM seperti sindikat penyelundupan imigran.

Menkumham  Yasonna H. Laoly menyebutkan bahwa sudah ada sindikat yang ditangkap polisi.

"Memang ini adalah sindikat, sudah (ada yang) ditangkap polisi, kata Yasonna di sela peringatan Hari HAM se-Dunia ke-75 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/12) malam.

Menkumham berharap sindikat itu bisa dihindarkan di kemudian hari, sebab, mereka juga merupakan korban-korban dari mafia-mafia yang membawa mereka.

Lebih jauh dikatakan, ada pengungsi-pengungsi yang menjual harta bendanya kemudian datang ke sini dengan ditawarkan iming-iming kehidupan yang lebih layak.

Baca Juga: Siswa SMP di Jakarta Tewas Terseret Arus Sungai Cisadane Bogor

Di sisi lain Yasonna mengakui kedatangan pengungsi tersebut meresahkan sejumlah warga setempat, khususnya di Aceh dan Sumatera Utara.

Oleh karena itu pihaknya akan mencari jalan terbaik bersama instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut, dengan tetap memperhatikan aspek HAM.

Menurut Menkumham Indonesia sudah cukup banyak melakukan hal yang baik dalam menampung pengungsi yang saat ini jumlahnya mencapai 15 ribuan.

Dari jumlah itu, hampir 13 ribuan lebih pengungsi, Afghanistan, Iran, yang terakhir Rohingya, jelasnya.

Yasonna juga menuturkan, di Medan beberapa waktu yang lalu ada pengungsi Rohingya yang sampai membakar diri sehingga ada kepala daerah tidak mau lagi menerima mereka.

Untuk mengatasi hal seperti itu, Yasonna berharap, Pemda, pemerintah pusat dan juga UNHCR bersama mencari solusi yang tepat untuk itu

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menyebutkan pihaknya akan bekerja sama membantu pengungsi Rohingya yang terindikasi menjadi korban pelanggaran HAM.

Menurutnya Komnas HAM juga sudah melakukan pemantauan ke Aceh dan melakukan koordinasi dengan kementerian lembaga, termasuk Kemenkumham.

“Kita akan terus berkoordinasi untuk memastikan para pengungsi, korban perdagangan manusia dan korban konflik mendapatkan perlindungan," tandas Atnike.

Baca Juga: Bocah di Cilacap Ditemukan Tewas Tenggelam di Irigasi, Hilang Waktu Ikut Ayahnya ke Sawah

Diketahui ahir-akhir ini gelombang kedatangan pengungsi Rohingya makin banyak masuk ke Indonesia lewat Aceh pada akhir tahun 2023, menggunakan kapal-kapal kayu, sebagian besar mereka adalah perempuan dan anak-anak.

UNHCR menyebut mereka sebagai warga tanpa negara (stateless).

Di sisi lain Presiden Joko Widodo beberpa waktu lalu menyatakan kedatangan pengungsi juga melibatkan jaringan sindikat tindak pidana penyelundupan orang.

Dalam hubungan  ini Pemerintah Indonesia membantu pengungsi dengan alasan kemanusiaan dengan tetap memperhatikan kepentingan lokal, dan menindak tegas jaringan penyelundupan orang.

Sementara itu Polda Aceh sudah menahan beberapa orang tersangka yang diduga terlibat pidana perdagangan orang, satu di antaranya berstatus warga negara Bangladesh. (*)