X

TERKINI Tak Hanya Andalkan Cara Konvensional, Kapolri: Operasi Keamanan di Papua Kini Didukung Penggunaan Teknologi

07 Desember 2023 08:00 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (7/12/2023) – Saat ini operasi keamanan di Papua Polri dan TNI tidak hanya mengandalkan cara konvensional atau manual tetapi telah didukung oleh penggunaan teknologi.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebutkan penggunaan teknologi saat operasi diperlukan untuk memaksimalkan tugas di lapangan, di antaranya, saat membedakan antara warga sipil dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Teknologi tentunya pasti kami gunakan, sehingga kemudian kami juga betul-betul meminimalisir yang kami hadapi ini kelompok masyarakat atau kelompok kriminal bersenjata," jelas Kapolri Sigit kepada wartawan, Rabu (6/12/2023).

Menurut Kapolri, penggunaan teknologi sangat penting saat menjalankan operasi keamanan di Papua.

Baca Juga: Rapat Paripurna: 8 Fraksi Setujui RUU Daerah Khusus Jakarta Jadi Usul Inisiatif DPR, PKS Menolak

Namun demikian, Polri dan TNI tetap mengedepankan upaya diplomasi dalam menyelesaikan persoalan di sana.

"Kami tetap mengimbau dengan konsep-konsep diplomasi yang kami miliki untuk bagaimana kami sama-sama menjaga mereka (KKB) menjadi satu di dalam lingkup NKRI," ujar Kapolri.

Lebih jauh Sigit menjelaskan, di Papua Polri menjalankan dua operasi, di antaranya operasi yang bersifat soft lewat diplomasi dan operasi yang bersifat hard atau menggunakan penegakan hukum.

Dikatakan operasi soft approach dilakukan untuk mengawal program-program terkait dengan pembangunan di Papua, yakni dengan mensejahterakan masyarakat Papua, meningkatkan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur.

"Kemudian terkait keberadaan KKB di Papua, Polri dan TNI menggunakan operasi penegakan hukum agar pembangunan di Papua tidak terganggu," tandas Kapolri. (*)