TERKINI Tanggapi Ade Armando, Sultan HB X: di UUD dan UU Keistimewaan Gak Ada Kata Dinasti
DKYLB.COM (4/12/2023) – Menanggapi komentar politisi PSI Ade Armando yang menyebut politik dinasti itu ada di Yogyakarta, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebutkan bahwa dalam UUD 1945 maupun Undang-Undang Keistimewaan yang mengatur pemerintahan di DIY tidak tertera kalimat dinasti.
"Kalimat dinasti atau nggak di situ juga nggak ada, yang penting kita bagian dari Republik dan melaksanakan keputusan UU yang ada. Kalau dianggap dinasti ya diubah aja UUD," kata Sultan kepada wartawan di kantornya, Senin (4/12/2023).
Menurut Sultan orang berkomentar boleh saja. Yang jelas DIY hanya melaksanakan amanat UUD dan Undang-Undang.
"Komentar boleh, komentar kok nggak boleh. Boleh saja. Hanya pendapat saya, konstitusi peralihan itu kan ada (Pasal) 18 b kalau nggak keliru ya, yang menyangkut masalah pengertian Indonesia itu menghargai asal usul tradisi DIY, sehingga bunyi UU Keistimewaan itu juga mengamanatkan Gubernur Sultan dan Wakil Gubernur Pakualam," kata Sultan.
Pasal 18B ayat 1 UUD 1945 yang dimaksud Sultan tertuang dalam BAB VI tentang Pemerintahan Daerah yang berbunyi "Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang."
Sultan menjelaskan, DIY hanya melaksanakan amanat dari Undang-Undang tersebut. Mengenai anggapan politik dinasti yang disebut Ade Armando, Sultan mengatakan biar masyarakat yang menilai.
"Ya melaksanakan itu saja ya kan, dinasti atau tidak terserah dari sisi mana masyarakat melihatnya. Yang penting bagi kita di DIY itu daerah istimewa, diakui keistimewaanya dari asal-usulnya dan menghargai sejarah itu. Itu aja, bunyi UU Keistimewaannya itu," terang Sultan.
Sebelumnya, politisi PSI Ade Armando menyampaikan kritik kepada para mahasiswa, khususnya BEM Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM), yang menggelar aksi protes terkait politik dinasti.
Ade Armando menyebut BEM UI dan BEM UGM ironi lantaran, menurut Ade Armando, Daerah Istimewa Yogyakarta lah yang sebetulnya mempraktikkan politik dinasti.
Komentar Ade Armande itu memicu kemarahan warga Yogyakarta sehingga beredar poster aksi tangkap Ade Armando hari ini Senin (4/12/2023).
Atas hal tersebut Ade Armando melalu video di X kemudian meminta maaf. (*)

