X

TERKINI Kebakaran Hebat Hanguskan 14 Rumah dan Satu Usaha Konveksi di Tambora, Kerugian Capai Rp1,7 Miliar

13 Januari 2026 12:06 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta Barat, Senin (12/01/2026)

Kebakaran besar terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan 14 rumah warga dan satu unit usaha konveksi ludes dilalap api, dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,7 miliar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api membumbung tinggi disertai asap tebal yang terlihat dari jarak jauh. Api dengan cepat merambat ke bangunan lain karena kondisi lingkungan yang padat serta jarak antarbangunan yang sangat berdekatan. Sebagian besar rumah warga diketahui terbuat dari material mudah terbakar, sehingga mempercepat penyebaran api.

Kepanikan sempat terjadi di kalangan warga sekitar. Sejumlah warga berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang berharga seadanya sebelum api semakin membesar. Beberapa warga lainnya tampak membantu proses evakuasi, terutama terhadap anak-anak dan lansia.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan kebakaran. Puluhan personel beserta sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses jalan yang sempit, kondisi permukiman yang padat, serta banyaknya material mudah terbakar, terutama di lokasi usaha konveksi, menjadi kendala utama bagi petugas. Di dalam bangunan konveksi tersebut terdapat bahan-bahan tekstil yang dengan cepat memicu dan memperbesar kobaran api.

Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama beberapa jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Setelah melalui upaya intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, puluhan warga terdampak terpaksa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman. Aparat kelurahan dan pihak terkait telah melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk penyaluran bantuan darurat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun kepastian penyebab akan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas terkait.

Peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padatdi Jakarta. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap instalasi listrik, penggunaan alat elektronik, serta penyimpanan bahan mudah terbakar di lingkungan tempat tinggal.

Diolah dari sumber : ANTARANews

(Elsa Adinda Putri)