TERKINI Banjir Hebat Melanda Jakarta Barat hingga Selatan, Lalu Lintas Lumpuh Total
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu malam
(11/1/2026) memicu banjir besar di wilayah Jakarta Barat, Timur, dan Selatan
pada Senin pagi (12/1/2026), dengan genangan air mencapai 1-2 meter di 25 titik
rawan seperti Cikini, Tanah Abang, dan tol dalam kota. Ribuan warga mengungsi
sementara, lalu lintas lumpuh total menyebabkan kerugian ekonomi diperkirakan
mencapai Rp750 miliar, akibat luapan Sungai Ciliwung dan sistem drainase yang
overload. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah
mengerahkan 50 unit water truck dan perahu karet untuk evakuasi massal.
Kepala BPBD DKI, Nana Sucita, menyatakan, "Kami prioritaskan evakuasi lansia dan anak-anak, dengan posko bantuan di 15 kecamatan. Hujan ekstrem ini diprediksi berlanjut hingga Rabu, sehingga status siaga darurat ditingkatkan." Warga setempat seperti Ibu Sari (42), pedagang di Pasar Minggu, mengeluhkan, "Rumah kami terendam sejak subuh, barang dagangan rusak semua, pemerintah harus perbaiki tanggul secepatnya." Banjir ini mirip kejadian Sumatra Utara akhir pekan lalu yang menewaskan 17 orang, menurut data BNPB nasional, sehingga pemerintah pusat berkoordinasi untuk bantuan logistik tambahan. Analis cuaca BMKG menambahkan bahwa perubahan iklim memperburuk intensitas hujan tahunan sebesar 20% di Jawa. Pemulihan infrastruktur diproyeksikan memakan waktu 72 jam, dengan himbauan warga menghindari aktivitas luar ruang.

