X

TERKINI Indonesia Resmi Menjabat Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB Tahun 2026

12 Januari 2026 16:47 | Oleh Tim DKYLB 01

Indonesia kembali mencatatkan pencapaian penting di kancah internasional dengan terpilihnya sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) untuk periode tahun 2026. Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan resmi Dewan HAM PBB yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada awal Januari 2026.

Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB merupakan bagian dari mekanisme rotasi kepemimpinan kawasan Asia-Pasifik. Posisi ini menempatkan Indonesia sebagai pemimpin sidang serta pengarah jalannya pembahasan isu-isu hak asasi manusia global sepanjang tahun 2026.

Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia memiliki tanggung jawab besar, antara lain memimpin sidang, memfasilitasi dialog antarnegara, serta menjaga netralitas dalam pembahasan berbagai isu HAM yang sensitif. Peran ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi internasional dan mendorong kerja sama global dalam penegakan hak asasi manusia.

Dampak dari terpilihnya Indonesia cukup signifikan, baik di tingkat internasional maupun domestik. Di tingkat global, posisi ini menunjukkan kepercayaan dunia terhadap peran Indonesia sebagai negara demokratis yang aktif dalam diplomasi multilateral. Sementara di dalam negeri, jabatan ini menjadi sorotan publik dan pengingat bahwa komitmen terhadap HAM harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Sejumlah pengamat dan aktivis HAM menilai bahwa kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB harus dibarengi dengan upaya nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan HAM di dalam negeri. Dengan demikian, peran Indonesia tidak hanya kuat di forum internasional, tetapi juga konsisten dalam praktik nasional.

 nama : m.feryansah 

npm : 7024210076

Sumber:

CNNIndonesia.com, Detik.com, iNews.id

 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh