TERKINI Wajah Baru Jakarta: Pramono Anung Bereskan Tiang Monorel Mangkrak dan Pindahkan Patung MH Thamrin
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa proses pembongkaran 98 tiang monorel yang terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan dimulai pada Rabu, 14 Januari 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari proyek penataan kota menyeluruh yang mencakup perbaikan jalan dan trotoar dengan total anggaran mencapai Rp100 miliar. Selain merapikan kawasan Rasuna Said, Pramono juga mengungkapkan rencana memindahkan patung pahlawan nasional MH Thamrin ke lokasi yang lebih strategis di jantung Jalan MH Thamrin agar lebih dihormati oleh masyarakat.
Pramono memberikan klarifikasi penting terkait isu anggaran yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa dana sebesar Rp100 miliar tersebut tidak dihabiskan hanya untuk pembongkaran beton semata, melainkan merupakan biaya keseluruhan untuk perbaikan jalan, pembuatan trotoar, dan penataan kabel agar sisi timur Jalan Rasuna Said seragam dengan sisi barat yang sudah rapi. Proyek monorel ini sendiri telah mangkrak sejak pembangunannya terhenti pada tahun 2007 karena masalah pendanaan dan aset.
Dalam prosesi pembongkaran nanti, Pramono berencana mengundang mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (Bang Yos) untuk menyaksikan langsung pembersihan tiang-tiang tersebut. Hal ini dilakukan karena proyek monorel yang dimulai sejak tahun 2004 di masa kepemimpinan Bang Yos dianggap menjadi beban moral bagi beliau. Dengan dibongkarnya tiang tersebut, Pramono berkelakar bahwa ia berharap Bang Yos bisa "tidur lebih nyenyak" karena sisa-sisa proyek yang gagal tersebut akhirnya bisa dibersihkan.
Seiring dengan perbaikan infrastruktur, Pemprov DKI juga fokus pada penguatan identitas budaya lokal. Patung MH Thamrin yang saat ini dinilai letaknya "menyempil" dan kurang menonjol akan dipindahkan ke titik yang menjadi etalase utama Jalan MH Thamrin. Proyek ini juga mencakup renovasi Museum MH Thamrin dan penyempurnaan nama jalan di sekitarnya agar lebih pantas dan layak sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh besar Betawi tersebut sebagaimana diamanatkan oleh UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.
Aditya Sastra Wijaya
sumber https://kumparan.com/kumparannews/pramono-bakal-pindahkan-patung-mh-thamrin-ke-jantung-jalan-thamrin-26bwHlq9chh
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/01/11/22015141/bantah-biaya-bongkar-tiang-monorel-rp-100-miliar-pramono-untuk-perbaikan?utm_source=Various&utm_medium=Referral&utm_campaign=AIML_Widget_Mobile

