X

TERKINI Ilmuwan Temukan Sarang Laba-Laba Terbesar di Dunia di Perbatasan Albania-Yunani

11 Januari 2026 16:10 | Oleh Tim DKYLB 01

ALBANIA-YUNANI – Sebuah tim ilmuwan internasional berhasil menemukan sarang laba-laba raksasa seluas 106 meter persegi yang menjadi rumah bagi lebih dari 110.000 ekor laba-laba di dalam Gua Sulfur, sebuah ekosistem gua sulfat yang terletak di perbatasan antara Albania dan Yunani. Penemuan fenomenal ini dipublikasikan dalam jurnal Subterranean Biology pada Oktober 2025, setelah penelitian intensif dilakukan untuk memahami bagaimana komunitas laba-laba dalam jumlah masif tersebut dapat hidup berdampingan di kegelapan total. Fenomena ini dianggap luar biasa karena menunjukkan perilaku kolonial antara dua spesies berbeda yang sebelumnya tidak pernah terdokumentasi dalam skala sebesar ini.


foto tersebut berasal dari akun tiktok abc news

Struktur raksasa ini pertama kali ditemukan pada tahun 2022 oleh kelompok penjelajah gua dari Czech Speleological Society. Berdasarkan analisis lebih lanjut, sarang tersebut dihuni oleh dua spesies laba-laba, yakni sekitar 69.000 laba-laba rumah domestik (Tegenaria domestica) dan lebih dari 42.000 spesies Prinerigone vagans. Keberadaan kedua spesies ini di dalam satu jaring besar sangat tidak biasa, mengingat laba-laba rumah biasanya akan memangsa spesies yang lebih kecil seperti Prinerigone vagans.

István Urák, profesor biologi dari Sapientia Hungarian University of Transylvania yang memimpin penelitian ini, mengungkapkan kekagumannya saat pertama kali melihat koloni tersebut. "Dunia alam masih menyimpan kejutan yang tak terhitung jumlahnya bagi kita," ujar Urák. Ia menekankan bahwa pengalaman melihat langsung ribuan sarang berbentuk corong yang saling menyatu tersebut memberikan rasa hormat dan syukur yang mendalam terhadap kekayaan alam.

Para peneliti meyakini bahwa habitat unik ini terbentuk karena adanya pasokan makanan yang sangat melimpah berupa lalat midges (Tanytarsus albisutus) di dalam gua. Selain itu, kondisi gua yang gelap gulita diduga menjadi alasan mengapa kedua spesies tersebut dapat hidup berdampingan dengan damai; kurangnya cahaya membuat laba-laba yang lebih besar tidak dapat melihat atau memangsa rekan satu sarangnya yang lebih kecil.

Hasil analisis DNA juga mengonfirmasi bahwa populasi laba-laba di Gua Sulfur ini secara genetik berbeda dari populasi spesies yang sama di luar gua. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah beradaptasi secara khusus terhadap lingkungan gua yang ekstrem dan minim cahaya. Penemuan ini tidak hanya memecahkan rekor sarang laba-laba terbesar, tetapi juga memberikan wawasan baru bagi para ilmuwan mengenai fleksibilitas perilaku hewan dalam menghadapi kondisi lingkungan yang unik.

sumber

https://www.discoverwildlife.com/animal-facts/insects-invertebrates/biggest-spiders-web-in-the-world

https://www.buglife.org.uk/blog/the-wonderful-world-of-spiders/?gad_source=1&gad_campaignid=20877784503&gbraid=0AAAAADlTuhHFoWe4myCO1JFjKjOpdcgQx&gclid=CjwKCAiAjojLBhAlEiwAcjhrDtrwMJKfBi9kcAmtQQovMwFlvUC7xJNdWD0sTHLSIqC923NIPlbqgRoCKmIQAvD_BwE

https://www.smithsonianmag.com/smart-news/massive-spiderweb-possibly-the-worlds-largest-found-in-european-cave-180987652/

Aditiya Sastra Wijaya


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh