X

TERKINI Kini Berbalik, Inara Rusli Menyesal Pernah Ucapkan “Perempuan Baik Tak Akan Mau dengan Suami Orang”

11 Januari 2026 15:22 | Oleh Tim DKYLB 01

Inara menyampaikan hal tersebut saat berbincang dalam sebuah kesempatan publik yang kemudian ramai diperbincangkan warganet. Ia mengaku kini memiliki sudut pandang yang berbeda setelah melalui berbagai pengalaman hidup, terutama terkait konflik rumah tangganya sendiri.

“Aku menyesal pernah bilang begitu. Ternyata hidup tidak sesederhana hitam dan putih,” ujar Inara.


Mengakui Sudut Pandang yang Berubah

Menurut Inara, pernyataan tersebut dilontarkan di masa lalu ketika ia belum memahami kompleksitas relasi dan persoalan yang bisa terjadi dalam rumah tangga orang lain. Seiring waktu, ia menyadari bahwa setiap orang memiliki latar belakang dan kondisi berbeda.

Ia menilai, perempuan yang terlibat dalam hubungan dengan pria beristri tidak selalu berada dalam posisi yang sepenuhnya salah atau sadar sejak awal. Ada faktor manipulasi, ketidaktahuan, hingga tekanan emosional yang kerap luput dari penilaian publik.

“Kadang perempuan juga korban dari situasi yang tidak mereka pahami sejak awal,” katanya.


Refleksi dari Pengalaman Pribadi

Inara tidak menampik bahwa pengalaman pahit dalam kehidupan pribadinya turut membentuk cara pandangnya saat ini. Proses menghadapi konflik rumah tangga dan sorotan publik membuatnya lebih berhati-hati dalam memberikan penilaian terhadap orang lain.

Ia mengaku kini berusaha untuk lebih berempati dan tidak mudah melabeli seseorang hanya dari satu sisi cerita. Menurutnya, kalimat yang ia ucapkan di masa lalu bisa melukai perasaan banyak pihak.

“Kalimat itu terlalu menyederhanakan masalah dan bisa menyakiti perempuan lain,” ungkapnya.


Respons Publik Beragam

Pengakuan Inara Rusli tersebut menuai beragam respons dari publik. Sebagian warganet mengapresiasi keberanian Inara untuk mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas ucapannya di masa lalu. Namun, ada pula yang menilai penyesalan tersebut datang terlambat.

Meski begitu, banyak pihak menilai sikap reflektif Inara menunjukkan proses pendewasaan dan pembelajaran dari pengalaman hidup yang tidak mudah.


Pesan untuk Publik

Di akhir pernyataannya, Inara berharap publik bisa belajar untuk lebih bijak dalam berkomentar, terutama di ruang publik dan media sosial. Ia menekankan pentingnya empati dan kehati-hatian dalam memilih kata, karena ucapan bisa berdampak panjang bagi orang lain.

“Kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami orang lain,” tutupnya.

Inara Rusli mengaku menyesal atas pernyataannya di masa lalu soal perempuan dan suami orang. Kini, ia mengakui pandangannya berubah setelah melalui pengalaman hidup yang berat.


By: Kirana Brilyant 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh