X

TERKINI Tompi Bongkar Fakta Medis Mata Mengantuk Gibran: Bukan Gestur, Ini Ptosis

11 Januari 2026 15:05 | Oleh Tim DKYLB 01

“Ini bukan gestur. Secara medis, ini disebut ptosis,” ujar Tompi melalui unggahan dan pernyataannya yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Pernyataan tersebut muncul di tengah maraknya spekulasi warganet yang menilai mata Gibran terlihat sayu atau setengah tertutup dalam sejumlah penampilan publik. Tompi menilai, anggapan tersebut keliru jika tidak dilihat dari sudut pandang medis.


 Apa Itu Ptosis?

Tompi menjelaskan bahwa ptosis adalah kondisi turunnya kelopak mata atas yang bisa terjadi pada satu atau kedua mata. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kelainan bawaan, gangguan saraf, otot kelopak mata yang melemah, hingga faktor usia.

Dalam banyak kasus, ptosis tidak berkaitan dengan tingkat kewaspadaan seseorang. Artinya, seseorang dengan ptosis tetap bisa berada dalam kondisi sadar, fokus, dan sehat secara umum.

“Orang sering salah paham. Mata terlihat turun bukan berarti mengantuk atau tidak siap,” jelas Tompi.


Respons Terhadap Opini Publik

Menurut Tompi, penilaian publik yang hanya berangkat dari tampilan fisik berpotensi menyesatkan. Ia mengingatkan bahwa kondisi medis tertentu sering kali disalahartikan sebagai ekspresi emosi atau bahasa tubuh.

Ia juga menegaskan bahwa ptosis bukanlah penyakit berbahaya dalam banyak kasus, selama tidak disertai gangguan penglihatan yang signifikan. Beberapa penderita bahkan tidak memerlukan tindakan medis khusus.

Pernyataan Tompi pun mendapat respons beragam dari warganet. Sebagian mengapresiasi penjelasan medis tersebut karena dianggap meluruskan kesalahpahaman yang selama ini beredar. Namun, ada pula yang menilai isu ini seharusnya tidak dibesar-besarkan.


Isu Kesehatan Pejabat Publik

Fenomena ini kembali membuka diskusi mengenai batas antara kritik publik dan privasi kesehatan pejabat negara. Sebagai figur publik, kondisi fisik pejabat memang kerap menjadi sorotan. Namun, para ahli menilai bahwa penilaian seharusnya tetap berbasis fakta dan tidak spekulatif.

Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi yang menyebut bahwa kondisi mata Gibran memengaruhi kinerja maupun aktivitasnya. Ia tetap menjalani agenda publik dan kenegaraan secara normal.


By: Kirana Brilyant 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh