TERKINI Vaksin Super Flu Belum Gratis, Gubernur DKI Jakarta Sebut Warga Masih Harus Membayar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa vaksin influenza yang mampu mencegah penularan virus Influenza A (H3N2) subklade K, yang dikenal sebagai super flu, hingga saat ini masih belum tersedia secara gratis bagi masyarakat Jakarta.
Menurut Pramono, vaksin tersebut belum masuk dalam program layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan demikian, warga yang ingin mendapatkan perlindungan melalui vaksin influenza tersebut masih harus membayar secara mandiri.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan penyebaran virus influenza, termasuk varian H3N2 subklade K yang belakangan menjadi perhatian. Namun, kebijakan pemberian vaksin gratis memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait anggaran, ketersediaan vaksin, serta prioritas kelompok penerima.
Pramono juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti menjaga kebersihan, menggunakan masker saat sakit, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala influenza berat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk menentukan langkah lanjutan dalam upaya pencegahan penyebaran super flu di wilayah Jakarta.
Diolah media sosial X Kompas
Penulis : Bisathul Lais

