X

TERKINI Sumur Bor Warga di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Bumi, BPBD Minta Warga Menjauh

09 Januari 2026 20:50 | Oleh Tim DKYLB 01

Sumur bor milik Auda (43), warga Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mengeluarkan cairan yang diduga mengandung minyak bumi saat proses pengeboran mencapai kedalaman sekitar 105 meter.

Cairan berwarna hijau gelap itu disertai bau gas menyengat dan sempat menyembur hingga setinggi kurang lebih lima meter dari permukaan tanah. Peristiwa tersebut terjadi pada hari ke-11 proses pengeboran yang awalnya ditargetkan mencapai kedalaman 200 hingga 250 meter.

Mengetahui adanya semburan cairan, sejumlah warga mendatangi lokasi. Bahkan, sebagian warga sempat menyulut cairan tersebut dengan api. Hasilnya, cairan itu diketahui dapat menyala. Peristiwa ini kemudian menarik perhatian masyarakat sekitar yang berdatangan ke lokasi sambil membawa botol dan jeriken.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, M. Zainul Qomar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait. BPBD Bangkalan telah melaporkan temuan ini kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk dilakukan pengecekan langsung di lapangan serta uji laboratorium terhadap cairan yang keluar dari sumur bor.

“Saat ini lokasi sudah kami tutup dan dipasangi garis polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Zainul.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor dan tidak menyalakan api di sekitar lokasi. Pasalnya, bau gas yang tercium menimbulkan potensi risiko kebakaran maupun ledakan.

BPBD menegaskan, hingga hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang keluar, warga diminta tetap tenang, tidak melakukan aktivitas di sekitar sumur, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Rawza Raya Prasetyo (7024210119)

https://www.instagram.com/p/DTSorf7EbyY/


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh