X

TERKINI Sandiwara di Ketinggian 30.000 Kaki: Penumpang Nekat Nyamar Jadi Pramugari Demi Tutupi Kegagalan

09 Januari 2026 16:01 | Oleh Tim DKYLB 01

Dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh aksi nekat seorang perempuan berinisial KN (23) alias Khairun Nisa. Bukan karena prestasi, Nisa viral setelah kedapatan berpura-pura menjadi pramugari Batik Air dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta.

Meski tampak meyakinkan dari jauh, "penyamaran" Nisa akhirnya terbongkar gara-gara detail kecil pada pakaiannya yang tidak lolos sensor mata jeli kru pesawat yang asli.

Terbongkar Gara-Gara Salah Kostum

Aksi Nisa mulai memicu kecurigaan saat kru pesawat menyadari ada yang janggal dengan seragam yang ia kenakan. Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, menyebutkan bahwa corak rok batik yang dipakai Nisa berbeda dengan standar resmi yang dikeluarkan oleh PT Lion Grup.

Merasa ada yang tidak beres, kru segera melaporkan temuan ini ke pihak keamanan bandara (aviation security) bahkan sebelum pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (8/1).

Sempat "Keukeuh" dan Tunjukkan ID Kedaluwarsa

Begitu mendarat, Nisa langsung digiring ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Menariknya, Nisa sempat bersikeras bahwa ia memang seorang pramugari resmi. Ia bahkan menunjukkan kartu identitas kru sebagai bukti, namun setelah diperiksa, ternyata kartu tersebut sudah kedaluwarsa.

Faktanya, Nisa hanyalah penumpang biasa yang membeli tiket secara resmi dan duduk di kursi penumpang selama perjalanan, bukan menjalankan tugas di kabin.

Alasan Pilu di Balik Kebohongan

Setelah diinterogasi lebih dalam, terungkaplah motif yang cukup menyedihkan di balik aksi berisiko ini. Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, mengungkapkan bahwa Nisa nekat melakukan hal tersebut demi mempertahankan kebohongannya kepada orang tua.

Ternyata, Nisa sempat melamar menjadi pramugari namun dinyatakan gagal. Karena merasa malu dan tidak sanggup menceritakan kegagalan tersebut kepada keluarganya, ia memilih untuk berpura-pura sudah bekerja dan nekat memakai seragam palsu saat pulang ke Jakarta.

PENULIS: ADRIAN RIFQI ALWAFI


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh