X

TERKINI Skandal Kuota Haji: Ex Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Jadi Tersangka KPK

09 Januari 2026 15:17 | Oleh Tim DKYLB 01

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penetapan kuota haji tahun 2023-2024. Penyidikan ini mencuat setelah ditemukan adanya kejanggalan dalam pembagian kuota tambahan jemaah haji yang merugikan ribuan jemaah reguler.

Poin-Poin Utama Kasus:

  • Penyalahgunaan Wewenang: Kasus ini bermula dari manipulasi pembagian 20.000 kuota tambahan yang diperoleh Indonesia pada tahun 2024. Alih-alih diprioritaskan untuk jemaah reguler guna memangkas antrean panjang, kuota tersebut justru dibagi rata (50:50) antara haji reguler dan haji khusus.
  • Pelanggaran Aturan: Kebijakan pembagian rata tersebut dinilai menabrak UU Haji, yang secara tegas mengatur bahwa porsi haji khusus maksimal hanya sebesar 8% dari total kuota nasional.
  • Dampak Sosial: Akibat pengalihan ini, sekitar 8.400 jemaah reguler yang telah mengantre lebih dari 14 tahun batal berangkat ke tanah suci.
  • Kerugian Negara & Penyitaan: KPK menaksir kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 1 triliun. Sebagai langkah awal penyidikan, petugas telah menyita aset berupa rumah, mobil, serta sejumlah uang tunai dalam bentuk dolar.


Ringkasan Narasi

Penetapan status tersangka ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Jumat (9/1). Langkah hukum ini diambil setelah KPK menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) pada awal Januari 2026. Fokus utama penyidikan adalah bagaimana kebijakan di era Yaqut justru menguntungkan pihak tertentu lewat jalur haji khusus, sementara ribuan jemaah yang sudah menunggu belasan tahun harus kehilangan kesempatan mereka.

PENULIS: VEGA FAHNY MALIA


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh