TERKINI Perselingkuhan Julee dan Yusman Kusuma: Viral di TikTok, Opini Publik Memojokkan Aya Bilqis – Siapa Korban Sebenarnya?
Dalam gelombang gosip selebriti Indonesia, kasus perselingkuhan antara Julee (atau sering disebut Jule) dan Yusman Kusuma – aktor yang dikenal sebagai pasangan dari artis Malaysia Aya Bilqis – telah mencuat sebagai topik panas di media sosial. Meski tidak ada konfirmasi resmi, rumor ini, yang sering dikaitkan dengan nama "Yuka" sebagai julukan atau kesalahan ejaan untuk Yusman, memicu diskusi intens yang menggiring opini publik ke arah simpati dan kemarahan. Yusman, yang terkenal dari film seperti Ada Apa dengan Cinta?, dan Julee, artis televisi yang pernah terlibat dalam skandal sebelumnya, disebutkan dalam spekulasi tentang hubungan gelap, membuat Aya Bilqis pasngan Yusman menjadi pusat perhatian sebagai "korban" potensial.
Rumor berasal dari postingan netizen yang membagikan foto-foto lama atau video interaksi keduanya di acara publik, diinterpretasikan sebagai bukti perselingkuhan. Di TikTok, video pendek dengan efek dramatis – seperti reenactment skandal atau komentar emosional – mendapatkan jutaan views, dengan hashtag seperti #JuleeYusmanAffair atau #SkandalAyaBilqis. Ini tidak hanya menyebarkan informasi, tapi juga menggiring opini: banyak komentar menyalahkan Yusman sebagai "pengkhianat" dan Julee sebagai "pihak ketiga", sementara yang lain membela Aya sebagai wanita kuat yang pantas dukungan. Pengguna sering menggunakan tagar seperti "AyaBilqisDeserveBetter" untuk memobilisasi empati, menciptakan polarisasi di mana opini publik bergeser dari netral menjadi kampanye dukungan untuk Aya, meski tanpa bukti kuat.
Di Instagram, akun gosip seperti @gosipselebriti_id atau @selebritiupdate memposting thread panjang yang menganalisis "bukti" dari akun resmi Yusman dan Aya, dengan judul provokatif seperti "Apakah Yusman Selangkuh dengan Julee?" Ini memperkuat narasi, menggiring opini publik untuk memojokkan Yusman dan memuji Aya sebagai simbol ketahanan, yang bisa berdampak pada karier mereka. Viralitas ini menunjukkan kekuatan media sosial dalam membentuk opini, sering kali tanpa verifikasi, dan memicu perdebatan tentang privasi selebriti.
PENULIS: VEGA FAHNY MALIA

