TERKINI Polisi Masih Tunggu Hasil Toksikologi Ungkap Penyebab Tewasnya Tiga Orang Sekeluarga di Warakas
JAKARTA - Penyebab kematian tiga orang sekeluarga yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas V Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih belum terungkap. Polres Metro Jakarta Utara hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dan autopsi dari Rumah Sakit Polri (RS Polri) Kramat Jati.
KepalaSatuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian ketiga korban karena hasil pemeriksaan forensik masih berproses.
“Hasil pemeriksaan masih belum keluar. Proses penyelidikan masih berjalan dan kami masih melakukan analisa terkait kasus ini,” kata Onkoseno di Jakarta, Minggu (4/1/2026), seperti dikutip dari Antaranews.
Tiga korban yang meninggal dunia diketahui merupakan seorang ibu berinisial SS (50) serta dua anaknya, masing-masing berinisial AAB (13) dan AAL (27). Sementara satu korban lainnya, pria berinisial ASJ (22), berhasil selamat dan sempat dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
Onkoseno menyampaikan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa 10 orang terkait peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, empat orang telah ditetapkan sebagai saksi.
“Total ada 10 orang yang diperiksa dan yang dijadikan saksi dalam kasus ini baru empat orang,” ujarnya.
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Sejumlah barang yang diamankan antara lain botol minuman, bungkus makanan, seprai, serta pakaian korban untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus ini pertama kali diketahui setelah salah satu anak korban pulang ke rumah dan mendapati ketiga anggota keluarganya tergeletak di dalam kontrakan.
“Anak ini menemukan ketiga jasad dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan terdapat ruam di tubuhnya,” kata Onkoseno.
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen dr Prima Heru mengatakan, meski autopsi terhadap ketiga jenazah telah dilakukan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi.
“Untuk hasil indikasi racun, kami masih menunggu hasil toksikologi,” kata Prima saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Prima, pemeriksaan toksikologi diperlukan agar analisis penyebab kematian memiliki dasar ilmiah yang kuat dan dapat menjadi petunjuk bagi penyidik dalam memberikan kepastian hukum.
Polisi juga masih mendalami temuan kondisi jasad korban yang mengalami ruam merah serta mulut berbusa.
“Secara kasatmata memang ada ruam merah, namun penyebabnya apa dan karena apa, masih dalam pemeriksaan dokter forensik,” ujar Onkoseno.
Hingga kini, aparat kepolisian menyatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara pasti penyebab meninggalnya tiga orang sekeluarga tersebut.
Sumber: Kompas TV dan Detik.com
Penulis: Bisathul lais

