X

TERKINI DPR RI Nilai Sikap Trump terhadap Venezuela Ancam Tatanan Dunia Internasional

06 Januari 2026 14:45 | Oleh Tim DKYLB 01

JAKARTA — Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyoroti sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Venezuela yang dinilai berpotensi mengancam stabilitas dan tatanan dunia internasional. Pernyataan tersebut disampaikan DPR RI menanggapi isu dan pemberitaan internasional yang beredar, sebagaimana diunggah melalui akun Instagram resmi CNN Indonesia (@cnnindonesia).

Dalam unggahan tersebut, DPR menilai pendekatan konfrontatif dan penggunaan kekuatan militer dalam konflik antarnegara dapat memicu eskalasi global. Menurut DPR, negara dengan kekuatan besar seharusnya mengedepankan jalur diplomasi, bukan tekanan militer, dalam menyikapi persoalan internasional.

Latar Belakang Konflik

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela bukanlah isu baru. Hubungan kedua negara telah lama diwarnai konflik politik dan ekonomi, terutama sejak Venezuela berada di bawah kepemimpinan Presiden Nicolas Maduro. Pemerintah Amerika Serikat kerap menuding pemerintahan Maduro sebagai rezim yang tidak demokratis, sementara Venezuela menilai tekanan dan intervensi AS sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan negara.

Isu kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sikap keras Presiden Donald Trump terhadap Venezuela yang memicu kekhawatiran dunia internasional. DPR RI menilai, retorika dan tindakan agresif dari negara besar dapat menciptakan ketidakstabilan global apabila tidak dikendalikan melalui mekanisme hukum internasional.

Kronologi Isu yang Disorot DPR

Berdasarkan informasi yang diangkat CNN Indonesia melalui media sosial:

  • Muncul laporan dan isu internasional mengenai meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap Venezuela.

  • Sikap Presiden Donald Trump dinilai mengarah pada penggunaan pendekatan kekuatan dibanding dialog.

  • Isu tersebut mendapat perhatian luas publik dan komunitas internasional.

  • DPR RI kemudian menyampaikan pandangannya dengan menilai situasi ini berbahaya bagi tatanan dunia.

  • Unggahan CNN Indonesia menyoroti kekhawatiran DPR atas potensi konflik global yang lebih luas.

Sikap dan Penilaian DPR RI

DPR RI menegaskan bahwa tindakan sepihak oleh negara besar dapat menjadi preseden buruk dalam hubungan internasional. Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka prinsip kedaulatan negara dan hukum internasional berisiko kehilangan legitimasi.

Menurut DPR, konflik antarnegara seharusnya diselesaikan melalui diplomasi multilateral, bukan melalui tekanan militer atau intervensi sepihak. Pendekatan kekuatan justru dinilai akan memperpanjang konflik dan memperburuk kondisi kemanusiaan, khususnya bagi warga sipil.

Dampak Global yang Dikhawatirkan

DPR RI mengingatkan bahwa eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela berpotensi menimbulkan dampak luas, antara lain:

  • meningkatnya ketegangan geopolitik global,

  • terganggunya stabilitas kawasan Amerika Latin,

  • dampak ekonomi internasional,

  • serta memburuknya krisis kemanusiaan akibat konflik berkepanjangan.

DPR menilai, jika negara-negara besar bertindak tanpa mengindahkan hukum internasional, dunia berisiko masuk ke dalam situasi ketidakpastian dan konflik terbuka yang sulit dikendalikan.

Langkah Penyelesaian yang Didorong

Sebagai respons atas situasi tersebut, DPR RI mendorong beberapa langkah konkret:

  • Peran aktif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjaga stabilitas dan menegakkan hukum internasional.

  • Penguatan diplomasi internasional untuk mencegah eskalasi konflik.

  • Perlindungan warga sipil sebagai prioritas utama dalam setiap konflik.

  • Sikap tegas Indonesia melalui jalur diplomatik dalam menolak agresi yang melanggar kedaulatan negara lain.

DPR menekankan bahwa perdamaian dunia hanya dapat tercapai apabila seluruh negara, termasuk negara besar, menghormati aturan internasional dan mengedepankan dialog.