TERKINI Jet Pribadi Pembawa Jenderal Militer Jatuh, Semua Penumpang Tewas
DKYLB.com, Rabu (24/12/2025) Pesawat jenis Falcon 50 dengan nomor ekor 9H-DFJ tersebut berangkat menuju Tripoli pada pukul 20.10 waktu lokal. Namun, hanya dalam waktu sekitar 42 menit setelah mengudara, komunikasi dengan awak pesawat terputus total pada pukul 20.52.
"Sebelum menghilang dari radar, pesawat tersebut sempat mengirimkan notifikasi pendaratan darurat di dekat wilayah Haymana," kata Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, dikutip TRT World.
Pihak otoritas Turki melaporkan bahwa tidak ada kontak lebih lanjut yang dapat dijalin dengan pesawat setelah sinyal darurat awal tersebut dikirimkan. Tim penyelamat akhirnya menemukan puing-puing jet tersebut di distrik yang terletak di sebelah selatan ibu kota Ankara. Akibat insiden ini, beberapa jadwal penerbangan di Bandara Esenboga dilaporkan sempat dialihkan sebagai tindakan pencegahan keamanan.
Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibeh, mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui unggahan di platform X dan menyatakan bahwa negara kehilangan Letnan Jenderal Mohammad al-Haddad dalam kecelakaan tersebut.
Selain Mohammad al-Haddad, daftar korban tewas mencakup jajaran pejabat strategis militer Libya yang terdiri dari Kepala Staf Pasukan Darat, Kepala Otoritas Manufaktur Militer, Penasihat Panglima Angkatan Darat, serta seorang fotografer dari kantor media militer.
PM Dbeibeh menyebut peristiwa ini sebagai kehilangan besar bagi bangsa dan angkatan bersenjata Libya, seraya memberikan penghormatan kepada para korban yang dianggap telah melayani negara dengan dedikasi dan komitmen nasional yang tinggi.
"Libya telah kehilangan orang-orang yang mengabdi kepada negara dengan tulus, disiplin, dan komitmen nasional. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka, rekan-rekan di militer, dan seluruh masyarakat Libya," ujar PM Dbeibeh.
sumber: cnbcindonesia.com, cnnindonesia.com, detik.news.com
(Naufal Azka Faris)

