X

TERKINI kenaikan harga kopi yang semakin melonjak

11 November 2025 11:35 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com, Minggu (11/11/2025)

Di tingkat global, harga kopi, khususnya varietas Kopi Robusta, melonjak tajam. Data menunjukkan bahwa rata-rata harga kopi dunia naik sekitar 38,8% sepanjang tahun 2024; Arabika naik ~58% dan Robusta mencapai ~70% . Dalam skala domestik Indonesia, kenaikan harga juga terasa. Misalnya, musim panen 2024 di beberapa daerah, petani berhasil mendapatkan hingga Rp 80.000/kg untuk biji mentah kopi, naik dari sekitar Rp 40.000/kg pada musim sebelumnya. ntuk kopi kemasan dan produk bagi konsumen, keluarga UMKM kopi mencatat kenaikan harga yang signifikan: kopi sachet ukuran 10 sachet yang sebelumnya Rp 7.000 kini menjadi Rp 11.000 dan bahkan hingga Rp 16.000.

Produksi di negara produsen utama seperti Vietnam dan Brasil menurun akibat kekeringan, banjir, atau serangan hama/penyakit. Di Indonesia sendiri, curah hujan tinggi di beberapa sentra kopi ikut mengganggu panen. Salah satunya daerah yang lumayan penghasil tertinggi petani mengeluh dengan cuaca dan berbagai bahan pupuk untuk dikebun semakin mahal. Membuat banyak petani mengeluh dan semakin dibuat binggung dengan harga yang didapat saat ini.

Bagi petani kopi:  secara positif, petani bisa memperoleh pendapatan yang lebih baik dari hasil panen yang bagus dan harga tinggi. Misalnya, dalam analisis disebutkan petani bisa meraup Rp 75 juta–Rp 120 juta per hektar dalam kondisi panen dan harga yang baik.

Bagi pelaku usaha kopi (kedai, UMKM kopi kemasan): kenaikan harga biji kopi memaksa mereka menyesuaikan harga jual atau mengubah kualitas/bahan baku untuk menjaga margin. Contohnya, UMKM kopi kemasan merasa “dilema” karena kenaikan hingga >50% harga bahan baku kopi sachet.

Bagi konsumen: Harga produk kopi baik biji, kemasan sachet, atau kopi di café meningkat, sehingga konsumsi bisa terdampak.

(Ginna Roudlotul Jannah)