TERKINI Banjir Pangandaran Capai 1 Meter, Ratusan Rumah Terendam dan Akses Warga Terisolasi
Pangandaran - Curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sejak Senin malam (10/11/2025) memicu bencana banjir bandang yang parah. Bencana ini menyebabkan ratusan rumah terendam air dengan ketinggian yang mengkhawatirkan.
Ketinggian Air Capai 1 Meter
Berdasarkan laporan terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir dilaporkan telah merendam sedikitnya lima desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Cimerak dan Kecamatan Cijulang. Di beberapa titik, ketinggian air terpantau sudah mencapai puncaknya di sekitar 1 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran, Sutarman, menjelaskan bahwa dampak terparah terasa di Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak. Ratusan kepala keluarga di desa tersebut kini menghadapi kondisi sulit akibat rumah mereka terendam total.
"Kondisi terparah ada di Kertamukti. Kami sedang melakukan pendataan pasti, tapi diperkirakan ratusan rumah terdampak," ujar Sutarman kepada awak media, Selasa (11/11/2025).
Akses Jalan Utama Terputus Total
Selain merusak rumah warga, banjir juga melumpuhkan infrastruktur vital. Akses jalan utama yang menghubungkan antar desa dan kecamatan di wilayah tersebut dilaporkan terputus total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Jalan utama terendam. Warga yang hendak beraktivitas menjadi terhambat total. Kami sudah berkoordinasi dengan tim relawan dan kepolisian untuk membuka jalur alternatif bagi logistik dan evakuasi," tambah Sutarman.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat Pangandaran untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik darurat kepada korban terdampak.

