X

TERKINI Kasus OTT Gubernur Riau: Ada Dugaan Aliran Dana Miliaran dan Jatah Preman

05 November 2025 14:40 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta – Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menjadi sorotan publik. Dalam pengembangan kasus tersebut, KPK menemukan adanya dugaan aliran dana miliaran rupiah yang berkaitan dengan sejumlah proyek strategis di wilayah Riau.


Tak hanya itu, penyidik KPK juga mendalami adanya praktik “jatah preman” yang diduga turut melibatkan pihak luar pemerintahan. Uang hasil suap tersebut disebut-sebut mengalir ke berbagai oknum untuk mengamankan proyek dan perizinan tertentu.


> “Kami menemukan indikasi adanya dana tidak resmi yang dialokasikan ke pihak-pihak tertentu di luar struktur pemerintahan. Nilainya mencapai miliaran rupiah,” ungkap salah satu sumber di internal KPK, Rabu (5/11).




Selain Gubernur Riau, sejumlah pejabat daerah dan rekanan proyek juga telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. KPK masih menelusuri asal dan tujuan dari aliran dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.


Juru bicara KPK, Ali Fikri, membenarkan bahwa pihaknya tengah mendalami sejumlah bukti baru. “Benar, tim penyidik menemukan adanya transaksi mencurigakan dengan nominal besar. Kami masih melakukan klarifikasi terhadap para pihak yang terlibat,” ujarnya.


Sementara itu, Gubernur Riau yang ditangkap dalam OTT tersebut dikabarkan telah menjalani pemeriksaan intensif sejak Selasa malam. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.


Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat dalam operasi tangkap tangan oleh KPK. Publik kini menantikan langkah tegas lembaga antirasuah dalam mengungkap seluruh pihak yang terlibat, termasuk dugaan “jatah preman” yang menjadi sorotan utama.


dkylb.com

Annisa Trisna ( detik.news )


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh