X

TERKINI Uya Kuya Resmi Kembali ke DPR: Semua Sesuai Bukti, Tak Ada yang Direkayasa

05 November 2025 14:30 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta – Setelah sempat diberhentikan sementara akibat dugaan pelanggaran etik, Uya Kuya akhirnya resmi diaktifkan kembali sebagai anggota DPR RI. Keputusan tersebut diumumkan usai lembaga terkait menyatakan bahwa tidak ditemukan bukti kuat yang mendukung tuduhan pelanggaran terhadap dirinya.


Dalam keterangan pers usai sidang keputusan, Uya Kuya menyampaikan rasa syukur sekaligus klarifikasi kepada publik. Ia menegaskan bahwa proses hukum dan etik yang dijalaninya telah berlangsung secara transparan dan berdasarkan bukti nyata.


> “Saya bersyukur bisa kembali menjalankan tugas di DPR. Semua keputusan yang diambil sudah sesuai bukti dan fakta di lapangan, tidak ada yang direkayasa,” ujar Uya Kuya di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (5/11).




Uya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap memberikan dukungan selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia menilai keputusan ini menjadi bukti bahwa sistem penegakan etik di DPR berjalan objektif dan adil.


> “Saya menghormati seluruh proses yang sudah dilalui. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal kebenaran dan keadilan,” tambahnya.




Sementara itu, pihak Badan Kehormatan (BK) DPR membenarkan bahwa Uya Kuya kini telah kembali aktif menjalankan fungsi legislatifnya. “Keputusan ini diambil setelah semua alat bukti dan keterangan diperiksa dengan seksama. Tidak ditemukan unsur pelanggaran yang signifikan,” ujar salah satu anggota BK DPR.


Dengan kembalinya Uya Kuya ke parlemen, ia menyatakan siap melanjutkan berbagai program dan agenda kerja yang sebelumnya sempat tertunda. “Saya akan fokus pada kerja nyata untuk masyarakat. Ini momentum untuk kembali membuktikan komitmen saya,” tutupnya.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh