X

TERKINI Putusan Mengejutkan: Sahroni, Eko Patrio, dan Nafa Urbach Bersalah, Adies Kadir dan Uya Kuya Mangkir

05 November 2025 14:20 | Oleh Tim DKYLB 01

Sidang yang melibatkan sejumlah publik figur dan politisi Tanah Air kembali mencuri perhatian publik. Dalam sidang yang digelar pada Rabu (5/11), majelis hakim memutus Sahroni, Eko Patrio, dan Nafa Urbach bersalah atas dugaan pelanggaran etik terkait penyalahgunaan jabatan dan pelanggaran kode etik publik.


Putusan ini sontak menjadi sorotan, mengingat ketiganya dikenal luas di dunia politik dan hiburan. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyebut ketiganya terbukti melanggar ketentuan yang berlaku setelah melalui proses persidangan panjang yang melibatkan berbagai pihak.


Meski demikian, dua nama lain yang juga sempat disebut dalam perkara ini, Adies Kadir dan Uya Kuya, tidak tampak hadir dalam sidang pembacaan putusan. Ketidakhadiran mereka menimbulkan tanda tanya di kalangan publik, terlebih mengingat posisi keduanya yang sebelumnya juga dikaitkan dengan kasus serupa.


“Majelis telah menjatuhkan putusan terhadap tiga pihak yang terbukti melanggar, sementara dua pihak lainnya tidak hadir tanpa keterangan resmi,” ujar salah satu anggota majelis hakim saat membacakan keputusan di ruang sidang.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Sahroni, Eko Patrio, maupun Nafa Urbach belum memberikan keterangan resmi terkait putusan tersebut. Sementara itu, juru bicara lembaga pengawas menyebut bahwa proses hukum dan etik terhadap pihak lain yang belum hadir akan tetap berlanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.


Publik kini menunggu langkah lanjutan dari para pihak yang diputus bersalah, apakah akan menerima putusan tersebut atau mengajukan banding. Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan tanggung jawab publik bagi setiap tokoh yang memiliki pengaruh besar di masyarakat.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh