X

TERKINI Pengiriman Kepala Babi Ke Kantor Tempo Picu Keprihatinan Dan Pengawasan Ketat

28 Oktober 2025 05:07 | Oleh Tim DKYLB 01

Kantor redaksi Tempo, salah satu media berita nasional terkemuka di Indonesia, hari ini menerima kiriman mengejutkan berupa kepala babi. Kiriman tersebut tiba pagi hari ini melalui layanan pengiriman barang yang langsung diterima oleh petugas keamanan Tempo.

Kepala babi yang dikirimkan ini menjadi sorotan lantaran diduga sebagai bentuk intimidasi atau ancaman terhadap kebebasan pers. Pihak Tempo mengutuk keras tindakan ini dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut juru bicara Tempo, tindakan ini sangat memprihatinkan dan dianggap mengganggu kerja jurnalistik yang selama ini dilakukan dengan profesionalisme tinggi. “Kami menegaskan bahwa hal seperti ini tidak akan mempengaruhi semangat kami dalam menjalankan tugas jurnalistik secara independen dan berintegritas,” ucapnya.

Pihak kepolisian saat ini telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar area pengiriman. Kepala Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan akan mengusut tuntas kasus ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkup media massa.

Reaksi warga dan netizen di media sosial beragam, sebagian besar memberikan dukungan kepada Tempo dan mengutuk keras perilaku intimidasi ini. Pakar media juga menilai kejadian ini sebagai cerminan meningkatnya tekanan yang dialami media dalam menjalankan peran kontrol sosial di era digital.

Kasus ini kembali mengingatkan publik pentingnya menjaga keberlangsungan kebebasan pers dan melindungi para jurnalis dari berbagai bentuk tekanan maupun ancaman.

(Amanda Agustina)
Sumber: Liputan6.com, Detik.com, Kompas.com, Tempo.co


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh