X

TEKNOLOGI Inovasi Teknologi ITS: Robot Berkaki Empat Dikembangkan untuk Deteksi Korban Bencana dan Pencarian Orang di Hutan

08 Januari 2026 16:55 | Oleh Tim DKYLB 01

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan robot berkaki empat sebagai bagian dari upaya pemanfaatan teknologi robotika untuk misi kemanusiaan. Robot ini dirancang khusus untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korban bencana alam, seperti gempa bumi, tanah longsor, dan banjir, serta operasi pencarian orang hilang di kawasan hutan yang sulit dijangkau manusia.

Robot berkaki empat tersebut memiliki desain yang terinspirasi dari pergerakan hewan, sehingga mampu melintasi medan tidak rata, berbatu, berlumpur, hingga kawasan hutan dengan vegetasi rapat. Dibandingkan robot beroda, desain kaki memberikan fleksibilitas dan stabilitas yang lebih baik saat beroperasi di lingkungan ekstrem.

Dalam pengembangannya, robot ini dilengkapi dengan berbagai sensor canggih untuk mendukung fungsi pencarian. Sensor kamera digunakan untuk memantau kondisi sekitar secara visual, sementara sensor suhu dan inframerah berfungsi mendeteksi keberadaan manusia melalui panas tubuh. Selain itu, robot juga dapat dilengkapi dengan sistem komunikasi nirkabel untuk mengirimkan data secara real-time kepada tim penyelamat di pusat kendali.

Tim peneliti ITS menjelaskan bahwa robot ini dirancang sebagai alat bantu, bukan pengganti peran manusia. Kehadiran robot berkaki empat diharapkan dapat mengurangi risiko yang dihadapi oleh relawan dan petugas SAR, terutama saat harus memasuki area berbahaya yang rawan longsor atau memiliki struktur bangunan yang tidak stabil pascabencana.

Selain untuk bencana alam, robot ini juga memiliki potensi besar dalam operasi pencarian orang hilang di kawasan hutan. Medan hutan yang luas, minim akses, dan memiliki visibilitas rendah sering kali menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian. Dengan kemampuan bergerak secara mandiri dan menjelajah area tertentu, robot berkaki empat dapat membantu mempercepat proses pencarian dengan menjangkau area yang sulit dilalui manusia.

Pengembangan robot ini juga menjadi bagian dari kontribusi ITS dalam mendukung penerapan teknologi tepat guna di bidang kebencanaan. Melalui riset dan inovasi, ITS berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang rawan bencana alam.

Ke depan, tim peneliti ITS masih terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem navigasi, daya tahan baterai, serta akurasi sensor robot. Uji coba lapangan juga akan terus dilakukan agar robot ini dapat beroperasi secara optimal dalam kondisi nyata. Diharapkan, inovasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan dimanfaatkan oleh instansi terkait seperti Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Amanda Agustina

(Sumber: Kompas.com, AntaraNews dan Tiktok: Metro TV)


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh