TEKNOLOGI PLN Bangun PLTS Terapung di Waduk Saguling, Jadi Langkah Nyata Energi Bersih
Bandung Barat, 3 Oktober 2025 – PT PLN (Persero) resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berkapasitas 92 megawatt-peak (MWp) di Waduk Saguling, Jawa Barat. Proyek ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong penggunaan energi terbarukan di Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pembangunan PLTS terapung ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung target pemerintah mencapai bauran energi baru terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025. Proyek ini juga diharapkan mampu menekan emisi karbon hingga lebih dari 100 ribu ton per tahun.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam transisi menuju energi hijau. PLTS terapung ini bukan hanya ramah lingkungan, tapi juga efisien karena tidak membutuhkan lahan tambahan,” ujar Darmawan saat menghadiri peletakan batu pertama proyek tersebut di Bandung Barat, Jumat (3/10).
Proyek yang dibangun di atas lahan air seluas sekitar 80 hektar ini diperkirakan akan menghasilkan listrik sebesar 130 gigawatt jam (GWh) per tahun dan mampu menyuplai kebutuhan listrik untuk lebih dari 24 ribu rumah tangga. Proyek ini dikerjakan oleh konsorsium perusahaan energi nasional bekerja sama dengan investor asing.
Selain manfaat energi, proyek ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. Pemerintah daerah Jawa Barat menyambut baik proyek tersebut karena dianggap bisa meningkatkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya energi bersih.
Proyek PLTS terapung Saguling direncanakan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026. Jika sukses, model ini akan dikembangkan di beberapa wilayah lain seperti Waduk Cirata dan Jatiluhur
Nama: Muhammad Jundi Prasetya
Sumber:
PLN.co.id (Siaran Pers, 3 Oktober 2025), Reuters (3 Oktober 2025), Detik Finance (3 Oktober 2025)

