X

HUKUM Dukungan Board of Peace terhadap Israel: Tinjauan HKEM di Ruang Publik

03 Februari 2026 21:08 | Oleh Tim DKYLB 01

Dukungan Board of Peace terhadap Israel memantik perdebatan luas di ruang publik, terutama karena organisasi tersebut mengusung narasi perdamaian. Dalam pendekatan HKEM yang berkepanjangan Hukum, Kode Etik, dan Media, konten dukungan ini perlu dibaca secara kritis agar publik memperoleh pemahaman yang utuh dan tidak terjebak pada narasi sepihak.

Dari aspek hukum, pernyataan dukungan organisasi non negara terhadap suatu pihak dalam konflik internasional tidak secara otomatis melanggar hukum. Namun, konflik Israel dan Palestina berada dalam kerangka hukum humaniter internasional yang menekankan perlindungan warga sipil. Ketika konten dukungan tidak disertai penegasan atas prinsip - prinsip kemanusiaan, publik berpotensi menilai adanya pengabaian terhadap nilai hukum internasional yang melarang kekerasan terhadap non kombatan.

Ditinjau dari kode etik, khususnya etika organisasi perdamaian, terdapat kewajiban moral untuk bersikap adil dan berimbang. Organisasi dengan identitas “peace” dituntut menjunjung nilai kemanusiaan universal. Dukungan terhadap salah satu pihak konflik tanpa menyertakan empati terhadap korban sipil dari pihak lain berpotensi melanggar etika perdamaian serta menurunkan kredibilitas moral organisasi di mata publik global.

Sementara itu, dalam aspek media, cara isu ini diproduksi dan disebarluaskan sangat menentukan pembentukan opini publik. Media memiliki tanggung jawab menyajikan informasi secara berimbang (cover both sides). Jika media hanya mereproduksi pernyataan dukungan tanpa konteks konflik dan dampak kemanusiaan, maka media berpotensi menjadi alat legitimasi narasi politik tertentu. Sebaliknya, media yang kritis dapat membantu publik memahami kompleksitas konflik dan mendorong diskursus yang lebih beradab.

Melalui analisis HKEM, dukungan Board of Peace terhadap Israel seharusnya tidak hanya dinilai dari legalitas pernyataan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap kode etik perdamaian serta tanggung jawab media dalam menyajikan informasi yang berimbang dan berorientasi pada kemanusiaan.


Resmi! BTS Akan Gelar Konser Spektakuler di Jakarta Akhir Desember 2026

Grup idol K-Pop asal Korea Selatan, BTS, kembali menjadi sorotan setelah diumumkan akan menggelar konser di Jakarta pada 26–27 Desember 2026. Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar, khususnya ARMY Indonesia, mengingat konser tersebut menjadi bagian dari World Tour BTS setelah masa hiatus panjang. Kehadiran BTS di akhir tahun 2026 tidak hanya menjadi momen yang dinantikan penggemar, tetapi juga diprediksi menjadi salah satu konser musik terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

14 Januari 2026 16:30 | hiburan