TANGSEL Sampah Menggunung Tutupi Jalan di Ciputat Tangsel, Ketinggian Capai 2 Meter
TANGERANG SELATAN – Tumpukan sampah setinggi sekitar dua meter menutup sebagian badan jalan di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari dan mengakibatkan arus lalu lintas terganggu serta menimbulkan keluhan dari warga dan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, gunungan sampah terdiri dari berbagai jenis limbah rumah tangga, mulai dari sampah plastik, sisa makanan, hingga barang-barang bekas. Sampah tersebut menumpuk di sisi jalan hingga meluber ke badan jalan, memaksa pengendara untuk memperlambat laju kendaraan dan bergantian melintas.
Akibat penyempitan jalan, kemacetan kerap terjadi terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Pengendara sepeda motor maupun mobil harus ekstra hati-hati saat melintas karena sampah yang berserakan berpotensi membahayakan keselamatan.
Selain mengganggu lalu lintas, tumpukan sampah juga menimbulkan bau menyengat yang dirasakan warga sekitar. Beberapa warga mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan khawatir berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
“Sudah beberapa hari sampahnya tidak diangkut. Baunya menyengat sekali, apalagi kalau siang hari,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut dan mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menilai penanganan sampah di wilayah tersebut perlu dilakukan secara lebih serius dan berkelanjutan.
Sementara itu, kondisi ini juga menjadi sorotan di media sosial setelah video tumpukan sampah tersebut beredar luas. Banyak warganet menyayangkan lambatnya penanganan dan meminta adanya perbaikan sistem pengelolaan sampah di Tangerang Selatan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab utama menumpuknya sampah tersebut, termasuk apakah disebabkan oleh kendala operasional pengangkutan atau faktor lainnya. Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar aktivitas lalu lintas kembali normal dan lingkungan sekitar tidak semakin terdampak.

