SPORT Mauricio Souza Bongkar Alasan Persija Tumbang: Salah Passing dan Duel Lemah
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkap faktor utama kekalahan timnya dari Semen Padang dengan skor tipis 0-1 pada laga pekan ke-15 Liga Super 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025).
Gol penentu kemenangan Semen Padang lahir dari sundulan bunuh diri Jordi Amat di menit ke-83, yang ironis mengingat Persija mendominasi penguasaan bola sepanjang laga. Meski begitu, dua kartu merah—Figo Denis di menit ke-37 dan Fabio Silva di menit 90+7—serta pembatalan gol Maxwell Souza di injury time oleh wasit Steven Yubel Poli, tak mampu membalikkan keadaan.
Souza memilih menyoroti performa timnya ketimbang menyalahkan wasit. "Ini bukan malam yang indah buat kami. Di babak pertama, kami bermain lebih baik dari Semen Padang, tapi banyak kesalahan passing," katanya, dikutip dari situs resmi Persija.
Ia menjelaskan gol bunuh diri Jordi Amat berawal dari kurang tepatnya pemain tersebut menghalau bola di menit ke-82. Persija sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan Maxwell Souza di masa tambahan waktu, tapi wasit menganggap upaya Allano Lima mempertahankan bola sebelumnya sebagai pelanggaran.
Secara keseluruhan, Souza menilai Persija gagal tampil maksimal karena beberapa kelemahan krusial. "Pemain kami kurang kreatif dan lemah dalam duel fisik melawan lawan. Kartu merah sangat memengaruhi jalannya pertandingan," tambahnya. "Meski terus berjuang dan menciptakan peluang, kami tak bisa menyelesaikannya menjadi gol. Malam ini memang buruk untuk kami."
PENULIS: VEGA FAHNY MALIA

