PEMILU DAN PILPRES Muncul Empat Nama Kandidat Menteri Keuangan Kabinet Prabowo-Gibran, Begini Respon Airlangga Hartarto
DKYLB.COM (29/2/2024) - Nama calon Menteri Keuangan pengganti Sri Mulyani sudah mulai beredar ke publik. Menkeu baru tersebut bakal dilantik oleh pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka jika dinyatakan sebagai pemenang oleh KPU.
Menanggapi hal itu, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto merespon beredarnya empat nama yang mulai disebut-sebut dan beredar ke publik.
Keempat nama menteri keuangan yang sedang ramai dibicarakan adalah Menkes Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dan Dirut BNI Royke Tumilaar.
Namun, Airlangga mengatakan bahwa dia tidak mengetahui tentang daftar nama-nama tersebut.
"Wah saya baru dengar," ujar Airlangga ketika diwawancarai di Jakarta pada Rabu, (28/2).
Airlangga juga menyebutkan bahwa dia baru mengetahui adanya nama Kartika Wirjoatmodjo dalam daftar tersebut.
Namun menurutnya, tidak ada pembahasan yang dilakukan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran terkait hal ini.
Airlangga menegaskan bahwa partainya, Golkar, juga belum mengusulkan nama untuk posisi menteri keuangan yang baru.
"Belum wkatunya, masih delapan bulan lagi. Pertama ketok palu dulu dari KPU. Pokoknya belum ada (calon)," ujar Airlangga.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Prabowo sedang mempertimbangkan sejumlah tokoh dengan latar belakang perbankan sebagai calon menteri keuangan.
Prabowo ingin menemukan seorang teknokrat yang mampu mengamankan keuangan negara, menjaga stabilitas fiskal, dan dapat memenuhi janji-janjinya selama kampanye.
Sumber dari Bloomberg juga menyebutkan bahwa keempat kandidat tersebut dianggap cocok untuk peran menteri keuangan karena keahlian keuangan mereka dan kemampuan mereka dalam kepemimpinan yang efektif.
Namun, Prabowo tidak akan menggunakan posisi menteri keuangan sebagai alat politik, karena jabatan tersebut dianggap di atas politik.
Dibutuhkan seseorang yang teliti dan mahir dalam mengelola anggaran negara.

