PEMILU DAN PILPRES Tidak Bisa Menjawab di Acara Debat Bukan Sembunyi di Ruang Tertutup Seolah Itu Rahasia Negara dan Mengumbar Kekesalan di Belakang Mirip Emak Kompleks
DKYLB.com, Rabu (10/1/2024) - Calon presiden (capres) yang diusung koalisi gemuk yang mendekati obesitas, Prabowo Subianto berupaya menutupi data anggaran dan lahan yang dikuasai dia di sejumlah wilayah.
Jumlahnya memang fantastis dan skandal TMI, yang pernah dibongkar Connie di salah satu acara memang mencengangkan, jadi memang masalah ini bukan rahasia negara.
Baca Juga: Hubungan Jokowi dengan PDIP sudah Berakhir
Masalahnya semakin meruncing karena Prabowo Subianto malah mengumbar kemarahan dan angkara murka di hadapan pendukung dia.
Bahkan pendukung Prabowo ikut mengumbar makian seperti bangsat dan bacot di ajang debat Pilpres.
Padahal, semuanya disampaikan di depan umum.
Prabowo di kesempatan bicara di hadapan pendukung dia sampai mengumpat dengan kata Goblok yang sangat tidak pantas.
Menanggapi hal itu, Menko Polhukam, M Mahfud MD mengatakan, dirinya merupakan mantan Menteri Pertahanan atau Menhan, posisi yang saat ini tengah dijabat oleh Prabowo.
"Endak ada dari pertanyaan (Anies dan Ganjar) itu yang harus membongkar sebuah rahasia negara,” ujar Mahfud.
“Itu (jawaban) bisa dibuka di publik karena bukan soal strategi pertahanan."
"Itu kan soal alutsista."
"Endak bisa dibicarakan di ruang tertutup.
"Kalau di ruang tertutup namanya rembukan, bukan debat.”
Selain itu, Mahfud mengaku tidak sependapat dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menilai debat ketiga Pilpres 2024 sarat dengan pertanyaan bermotif serangan personal.
"Ya mungkin kalau penilaian presiden."
"Kalau (menurut) saya sih endak," kata Mahfud.
Memang dalam dua kali debat capres yang digelar KPU, Prabowo Subianto tidak bisa menutupi kemarahan dan emosinya.
Bahkan, dia menyerang Anies Baswedan secara personal.
Ajang debat capres ini menjadi sangat aneh karena menjadi ajang Prabowo menampilkan watak bengis dan kejam.
Masalahnya, dia harusnya menjawab data yang diucapkan Ganjar Pranowo dan Anies. Baswedan, ini malah mengumbar emosi dan ngamuk.
Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD memang ikut buka suara soal data pertahanan negara yang menjadi polemik usai pelaksanaan debat ketiga calon presiden (capres) pada Minggu (7/1/2024) lalu.
Diketahui, dalam debat capres yang bertema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik itu, capres nomor urut 1, Anies Baswedan, dan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menanyakan soal data pertahanan kepada capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Namun, saat itu Prabowo tidak menjelaskan secara gamblang, baik kepada Anies ataupun Ganjar.
Sebaliknya, dia malah mengajak Anies dan Ganjar untuk bertemu di tempat lain untuk memaparkan data yang ditanyakan itu.
Prabowo berdalih, data yang ditanyakan tersebut merupakan rahasia negara padahal bukan.
Karenanya, tidak bisa disampaikan di hadapan publik.
Sebelumnya dalam debat ketiga Pilpres 2024, Ganjar meminta Prabowo menjelaskan data soal minimum essential force (MEF) atau kekuatan pokok minimal Indonesia yang menurun.
Sementara Anies meminta Prabowo menjelaskan soal berbagai program pertahanan di masa tugasnya sebagai Menhan sejak 2019 lalu.
Prabowo Subianto bahkan banyak melanggar tata tertib.
Pendukungnya seperti Grace Natalie juga menunjukkan arogansi untuk mendatangi moderator debat capres.
Grace Natalie dari PSI tampak mengintimidasi moderator debat seperti dilakukan Prabowo Subianto menyela kesempatan bicara capres lainnya.
Data yang diungkap Anies Baswedan soal lahan 340.000 hektare yang dikuasai Prabowo malah sudah diungkap Jokowi di debat Capres 2019 banyak beredar di sejumlah video di media sosial.

