X

OTOMOTIF Bukan Sekadar Keberuntungan: Mengintip Ritual "Wajib" Marc Marquez Sebelum Melibas Lintasan

09 Januari 2026 15:57 | Oleh Tim DKYLB 01

Di lintasan MotoGP, kita mengenal Marc Marquez sebagai sosok "The Ant" yang agresif, bernyali besar, dan penuh determinasi. Namun, di balik kegarangannya memacu motor, Juara Dunia MotoGP 2025 ini ternyata memiliki sisi lain yang sangat metodis. Marquez memiliki serangkaian ritual khusus yang pantang ia lewatkan sebelum balapan dimulai.

Dalam wawancara eksklusif di program El Objetivo bersama jurnalis Ana Pastor, pebalap asal Spanyol ini blak-blakan mengenai kebiasaan uniknya. Ritual ini mencakup detail-detail kecil yang mungkin terdengar sepele bagi orang awam, namun krusial bagi sang juara.

Fokus dalam Urutan dan Warna

Beberapa kebiasaan unik yang dijalankan Marquez meliputi:

  • Pemilihan Warna Celana: Marquez memiliki aturan ketat soal warna pakaian dalam yang ia kenakan selama akhir pekan balapan.
  • Urutan Perlengkapan: Ada urutan spesifik saat ia mengenakan perlengkapan balapnya—mulai dari baju balap, sarung tangan, hingga sepatu—yang selalu dilakukan dengan pola yang sama.

Strategi Mental, Bukan Klenik

Meski terlihat seperti mitos atau kepercayaan tertentu, Marquez menegaskan bahwa ini bukanlah bentuk klenik atau mencari keberuntungan gaib. Baginya, rutinitas ini adalah strategi untuk menjaga fokus dan stabilitas mental.

Ia membandingkan kebiasaannya dengan legenda tenis Rafael Nadal, yang juga dikenal memiliki ritual sangat spesifik di lapangan. Dengan melakukan hal yang sama secara berulang sebelum berkompetisi, Marquez merasa lebih siap secara psikis dan mampu mengelola tekanan besar di sirkuit.

PENULIS: ADRIAN RIFQI ALWAFI


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh