X

OTOMOTIF BP 92 Kembali Tersedia, BP-AKR Konfirmasi Ambil Pasokan dari Pertamina

10 November 2025 22:11 | Oleh Tim DKYLB 01

JAKARTA - PT ANEKA Petroindo Raya (BP-AKR) membawa kabar baik bagi para pelanggannya dengan mengumumkan bahwa bahan bakar minyak (BBM) jenis BP 92 telah kembali tersedia di SPBU mereka.

Ketersediaan ini berlaku di seluruh jaringan SPBU BP yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Sementara itu, untuk wilayah Jawa Timur, BP 92 akan tersedia kembali secara bertahap.

Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, menyatakan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan BP 92 kembali tersedia dengan kualitas produk yang konsisten terjaga untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Lebih lanjut, Vanda menjelaskan bahwa ketersediaan kembali produk ini dipastikan melalui pengadaan base fuel (bahan bakar murni) RON 92. Pengadaan ini merupakan hasil impor melalui mekanisme business to business (B2B) dengan PT Pertamina Patra Niaga, sesuai dengan arahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Kerja sama ini terlaksana setelah seluruh aspek tata kelola, termasuk kesesuaian spesifikasi dan standar kualitas, serta aspek komersial telah terpenuhi," ujar Vanda dalam keterangan resminya.

Vanda menegaskan bahwa langkah pengadaan base fuel impor melalui mekanisme yang ditetapkan pemerintah ini merupakan solusi sementara yang diambil secara hati-hati dan bertanggung jawab.

"Hal ini ditempuh guna menjaga kelancaran pasokan bahan bakar di lapangan dan memastikan seluruh mitra operasional di jaringan SPBU BP dapat terus melayani masyarakat," tutupnya.

Langkah ini menyusul fasilitasi pemerintah dalam negosiasi antara SPBU swasta dan Pertamina, setelah sebelumnya terjadi kelangkaan BBM di SPBU BP, Shell, dan Vivo sejak pertengahan Agustus hingga Oktober.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh