NASIONAL Komunitas Pandawara dan Museum Sampah Pertama di Indonesia: Langkah Edukatif untuk Kelola Limbah
Jakarta - Komunitas
Pandawara, sebuah kelompok pemuda peduli lingkungan asal Bandung, kembali
mencuri perhatian publik dengan inovasi terbarunya di bidang pengelolaan
sampah.
Pandawara terkenal luas karena aksi-aksi bersih-bersih sungai dan lingkungan yang mereka lakukan sec
ara
rutin, yang kemudian kerap dibagikan ke media sosial sebagai inspirasi
perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah.
Berangkat dari pengalaman lapangan itulah, komunitas ini mengambil langkah strategis dengan mengubah kantor mereka menjadi museum sampah pertama di Indonesia sebagai ruang edukasi publik mengenai manajemen dan dampak limbah.
Sumber:
Instagram @pandawaragroup
Melalui postingan yang di
unggah di akun instagramnya @pandawaragroup pada 10 Januari teman-teman dari
Pandawara menunjukkan barang-barang yang ditemukan selama mereka membersihkan
sungai yang akan dipajang dan disimpan di kantornya Pandawara yang akan
dijadikan museum sampah pertama di Indonesia.
Museum sampah yang dibuat oleh Komunitas Pandawara ini bukan hanya sekadar museum sampah biasa, tetapi museum ini dirancang sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat umum tentang pentingnya memilah, mengelola, dan memahami karakteristik berbagai jenis sampah.
Sumber:
Instagram @pandawaragroup
Koleksi yang dipajang mencakup berbagai macam temuan dari aksi bersih-bersih mereka, mulai dari sampah rumah tangga, limbah berbahaya, hingga benda-benda unik yang ditemukan di sungai dan area publik.
Sumber: Instagram @pandawaragroup
Setiap koleksi dilengkapi informasi tentang jenis sampah serta berapa lama waktu yang diperlukan agar sampah tersebut terurai secara alami, sehingga pengunjung dapat memperoleh gambaran nyata dampak sampah terhadap lingkungan.
Sumber:
Instagram @pandawaragroup
Selain menampilkan koleksi sampah, museum ini juga menyuguhkan bagian interaktif berupa area upcycling, di mana sampah plastik diolah menjadi barang bernilai seperti tatakan gelas, gantungan kunci, atau pot bunga.
Sumber:
Instagram @pandawaragroup
Tidak hanya itu, area
komposting untuk sampah organik turut disediakan sebagai sarana edukasi
pengolahan sampah makanan menjadi kompos yang bermanfaat.
Dengan fasilitas edukatif ini, museum berfungsi lebih jauh sebagai sarana untuk menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, memperkenalkan konsep waste management, serta menginspirasi gaya hidup yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Langkah Pandawara
mendirikan museum sampah ini merupakan perluasan dari misi mereka dalam
menyelesaikan permasalahan sampah, yang sebelumnya mendapat perhatian dari
berbagai pihak, termasuk pejabat publik.
Inisiatif museum sampah
ini diharapkan tidak hanya menjadi monumen koleksi sampah, tetapi juga menjadi
pintu masuk edukasi yang membuat masyarakat semakin sadar bahwa masalah sampah
bukan sekadar persoalan estetika, melainkan isu serius yang memengaruhi
kesehatan ekosistem dan kualitas hidup manusia.
Melalui pendekatan praktis dan edukatif, Pandawara ingin menunjukkan bahwa perubahan perilaku bisa dimulai dari langkah sederhana seperti memilah sampah dan memahami dampak jangka panjangnya bagi lingkungan.
Sumber :
Artikel Berita : sketsanusantara.id
Instagram : @pandawaragroup
(Neisya Nuryanita)

