X

METROPOLITAN Warga Lenteng Agung Keluhkan Angkot JakLingko yang Selalu Penuh

11 November 2025 16:20 | Oleh Tim DKYLB 01

Warga di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengeluhkan keterbatasan armada

angkot JakLingko jurusan Lenteng Agung–Andara yang setiap hari selalu penuh

penumpang. Kondisi ini membuat warga harus menunggu lama, terutama pada jam berangkat

kerja di pagi hari.

“Kalau lewat jam enam, susah banget dapat tempat duduk. Kadang dua kali angkot lewat tapi

semuanya udah penuh,” kata Rudi (22), warga Lenteng Agung, saat ditemui di Jalan Andara

Raya, Rabu (5/11).

Rudi mengatakan, ia menggunakan

angkot JakLingko setiap hari untuk

berangkat kerja ke kawasan Pasar

Minggu. Meski harus menunggu lama, ia

tetap memilih JakLingko karena tarifnya

murah dan langsung terhubung dengan

jalur TransJakarta.

“Kalau naik ojek online bisa dua kali lipat

biayanya. JakLingko cuma lima ribu,

udah bisa nyambung ke bus besar. Tapi

ya, harus sabar nunggu,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean penumpang mulai terjadi sejak pukul 06.00 WIB di

sepanjang Jalan Lenteng Agung Raya hingga Andara. Banyak warga berdiri di tepi jalan

menunggu angkot biru muda bertuliskan JakLingko yang melintas. Saat satu angkot berhenti,

penumpang langsung berebut masuk agar bisa berangkat lebih cepat.

Beberapa penumpang bahkan terlihat berdiri di dalam angkot karena kursi penuh. Sopir tetap

menjalankan kendaraan dengan hati-hati di tengah lalu lintas padat pagi hari. “Kalau nunggu

angkot berikutnya malah makin lama, jadi saya tetap naik meskipun berdiri,” tambah Rudi.

Menurut data Dinas Perhubungan DKI Jakarta (2024), jumlah armada angkot JakLingko di

seluruh Jakarta baru mencapai sekitar 380 unit. Jumlah itu belum cukup untuk memenuhi

kebutuhan warga di jalur-jalur padat seperti Lenteng Agung–Andara yang menjadi penghubung

utama antara permukiman dan kawasan perkantoran.

Keterbatasan armada ini menyebabkan waktu tunggu penumpang bisa mencapai 20 hingga 40

menit pada jam sibuk. Kondisi tersebut juga berdampak pada kemacetan di sekitar Stasiun

Lenteng Agung dan Jalan Andara karena banyak penumpang menunggu di pinggir jalan.

Meski begitu, program JakLingko tetap menjadi favorit warga karena biaya yang terjangkau dan

aksesnya luas. Rudi berharap pemerintah menambah jumlah angkot agar perjalanan warga

lebih lancar.

“Programnya udah bagus, tapi armadanya kurang. Kalau bisa ditambah, biar orang nggak

nunggu kelamaan,” ujarnya menutup perbincangan.

Bagi warga Lenteng Agung, angkot kecil berwarna biru muda ini bukan sekadar

transportasi, tapi bagian dari rutinitas harian yang membantu mereka bergerak di tengah

padatnya kota. Meski sering berdesakan, JakLingko tetap jadi harapan banyak orang yang

bergantung pada transportasi umum murah di Jakarta Selatan.

Reporter: Raya Prasetyo

Lokasi Liputan: Lenteng Agung, Jakarta Selatan

Tanggal Liputan: 5 November 2025


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh