KESEHATAN Dua Sisi Minyak Ikan: Kabar Baik untuk Pasien Ginjal, Peringatan bagi Orang Sehat
MELBOURNE – Sebuah riset internasional yang dipimpin oleh Monash University pada 11 Januari 2026 menemukan bahwa konsumsi suplemen minyak ikan harian dapat secara tajam mengurangi komplikasi jantung mematikan pada pasien yang menjalani dialisis. Temuan dari uji coba bertajuk PISCES ini memberikan harapan baru bagi pasien gagal ginjal yang selama ini memiliki pilihan pengobatan terbatas, meski para ahli menekankan bahwa hasil positif ini bersifat spesifik dan tidak dapat disamaratakan untuk populasi umum.
Studi ini melibatkan 1.228 peserta di 26 lokasi di Australia dan Kanada yang mengonsumsi empat gram minyak ikan setiap hari dengan kandungan asam lemak alami EPA dan DHA. Hasilnya menunjukkan penurunan risiko kejadian kardiovaskular serius sebesar 43 persen, mencakup serangan jantung, stroke, hingga kematian terkait jantung. Profesor Kevan Polkinghorne menjelaskan bahwa manfaat besar ini muncul karena pasien dialisis biasanya memiliki kadar EPA dan DHA yang jauh lebih rendah dibandingkan orang sehat.
Namun, di sisi lain, bukti ilmiah bagi individu dengan kesehatan jantung yang baik menunjukkan risiko yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari UK Biobank terhadap lebih dari 415.000 orang, penggunaan rutin suplemen minyak ikan pada orang sehat justru dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke sebesar 5% dan risiko fibrilasi atrium (gangguan irama jantung) sebesar 13%. Para pakar menyarankan agar masyarakat lebih mengutamakan sumber makanan alami seperti ikan salmon, makarel, atau sarden daripada suplemen kapsul yang sering kali diragukan kemurniannya dan berpotensi mengandung logam berat.
Hingga saat ini, para kardiolog mengingatkan bahwa suplemen minyak ikan bukanlah "obat ajaib" untuk semua orang. Penggunaan suplemen, terutama yang dibeli bebas tanpa resep, harus didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter, mengingat efeknya bisa sangat berbeda tergantung pada kondisi kesehatan awal seseorang. Aditiya Sastra Wijaya 7024210006
sumber https://edition.cnn.com/2024/05/22/health/fish-oil-supplement-dangers-study-wellness
https://www.sciencedaily.com/releases/2026/01/260110211231.htm
https://www.bbc.com/news/health-44845879

