X

KESEHATAN Pencegahan Kanker Serviks di Indonesia

10 Januari 2026 04:20 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta — Kebijakan pemerintah dalam mencegah kanker serviks di Indonesia masih dinilai belum komprehensif, meski angka kasus penyakit ini terbilang tinggi setiap tahunnya. 

Dalam webinar yang diadakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM, sejumlah pakar kesehatan menyebut bahwa banyak faktor yang menahan efektivitas pencegahan, terutama pendanaan dan cakupan deteksi dini. 

Data dari Kementerian Kesehatan 2025 menunjukkan terdapat lebih dari 36.000 kasus baru kanker serviks setiap tahunnya, namun sekitar 70 persen kasus baru ditemukan pada stadium lanjut, ketika peluang kesembuhan sudah menurun drastis. 

Para ahli mengingatkan pentingnya memperluas skrining, akses vaksin HPV, dan peningkatan sistem rujukan di puskesmas serta RS di seluruh daerah agar masyarakat bisa terlayani lebih awal. 


Alfira Fatharani

Diolah dari sumber berita kompas.com