X

INTERNET Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial sebagai Ruang Edukasi dan Ekspresi Diri

02 Januari 2026 13:36 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta — Media sosial kini tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan bagi generasi muda. Di kalangan mahasiswa, platform digital justru mulai dimanfaatkan sebagai ruang edukasi, diskusi, dan ekspresi diri yang lebih terbuka dan kreatif.

Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa untuk lebih aktif menyuarakan ide, pengalaman, hingga pandangan kritis mereka terhadap berbagai isu sosial. Mulai dari konten edukatif, kampanye kesadaran sosial, hingga personal branding, media sosial menjadi alat komunikasi yang efektif dan mudah diakses.

Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi, Syifa Nur Ihsani, mengungkapkan bahwa media sosial memberikan ruang yang luas bagi anak muda untuk berkontribusi secara positif. “Lewat media sosial, mahasiswa bisa berbagi informasi, edukasi, dan juga membangun citra diri tanpa harus selalu bergantung pada media konvensional,” ujarnya.

Fenomena ini juga menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi informasi di kalangan generasi muda. Mahasiswa cenderung lebih responsif terhadap konten visual dan narasi singkat yang dikemas secara kreatif. Hal ini mendorong lahirnya berbagai akun edukatif yang dikelola oleh mahasiswa, baik secara individu maupun komunitas.

Meski demikian, pemanfaatan media sosial juga menuntut tanggung jawab. Mahasiswa diharapkan mampu memilah informasi, menjaga etika digital, serta tidak mudah terjebak dalam penyebaran hoaks atau konten negatif.

Dengan pemanfaatan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana pengembangan diri sekaligus ruang pembelajaran alternatif bagi mahasiswa. Kehadiran generasi muda yang kritis dan kreatif di ruang digital diharapkan mampu membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

sumber: (Kominfo RI)


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh