HIBURAN Apakah Teknologi Star Wars Tidak Canggih?
Dkylb.com,
Selasa (13 Januari 2026) – Banyak sekali inspirasi untuk membuat sebuah semesta
yang ada di dalam media franchise.
Salah
satu media franchise terbesar di dunia yaitu Star Wars yang memiliki cerita
menarik dibalik pembuatan beberapa kapal luar angkasanya.
Star
Wars adalah media franchise yang berbeda dari media franchise luar angkasa
lainnya karena Star Wars adalah anti tesis dari berbagai media franchise luar
angkasa lainnya.
Berbagai
hal yang ada di dalam media franchise luar angkasa seperti film, series, video
game, dan lain-lain tentunya memiliki kisah dimana teknologi luar angkasa yang
sangat advance ketika dibandingkan dengan teknologi manusia hari ini.
Star
Trek adalah contoh paling tepat untuk menjadi bukti pernyataan tersebut.
Star
Trek adalah media franchise yang memiliki cerita manusia yang sudah dapat
mengeksplorasi galaksi tempat bumi berada yaitu galaksi Bimasakti (Milky Way)
yang dimana manusia juga bertemu dengan banyak sekali spesies lainnya seperti
Vulcan, Romulan, atau Klingon.
Dan
tentunya teknologi yang diceritakan di dalam Star Trek adalah teknologi manusia
yang sudah sangat maju yang dimana ini dibuktikan dengan salah satu hal yang
paling dikenang dari Star Trek yaitu kapal luar angkasa yang bernama USS
Enterprise NCC-1701.
USS
Enterprise tersebut memiliki teknologi yang sangat advance seperti penggunaan
anti-materi sebagai sumber energi utama kapal dan teknologi warp drive yang
dapat memanipulasi kapal agar seolah bisa bergerak dalam kecepatan cahaya
dengan prinsip pembengkokan ruangnya.
Ini
adalah kemungkinan dari teknologi yang bisa menjadi teoritis bagi masa depan
teknologi manusia.
Namun
berbeda dengan apa yang ada di dalam Star Wars dimana semua teknologi tersebut
adalah teknologi luar angkasa yang jika dibandingkan dengan teknologi manusia
bumi, teknologi di dalam Star Wars tersebut sangatlah canggih.
Tetapi
ketika kita melihat lebih detail terhadap teknologi yang ada di dalam Star Wars
tersebut, maka teknologi mereka tidak bisa dikatakan memiliki kecanggihan
seperti yang ada di dalam Star Trek atau media franchise luar angkasa lainnya.
Contohnya
saja dari perawakan kapal-kapal luar angkasa yang ada di Star Wars, semuanya
tampak seperti kendaraan yang sangat tidak canggih.
Selain
itu tampilan interior kapal seperti interior Star Destroyer sangatlah datar
sehingga tidak menunjukkan nuansa future seperti media franchise lainnya.
Namun
dibalik perawakan kapal-kapal yang terlihatnya seperti itu, kapal-kapal luar
angkasa tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa.
Contohnya
adalah kapal Millennium Falcon yang walaupun memiliki karakteristik kapal
rusak, tetapi memiliki kecepatan lebih tinggi dari kapal luar angkasa milik
Galactic Empire.
Ataupun
kapal Star Destroyer yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan kapal perang
lainnya dengan persenjataannya yang kuat.
Selain
itu starship X-Wing juga memiliki kemampuan tempur yang sangat baik walaupun
memiliki tampilan yang memiliki nuansa kotor.
Kemudian
dari perskpektif suara, kendaraan yang biasanya ada di dalam media franchise
luar angkasa memiliki suara yang pelan, tetapi tidak dengan Star Wars yang
dibuktikan dengan suara salah satu kendaraan di dalam Star Wars yang bernama
Podracer yang memiliki suara yang sangat kasar.
Dan
tidak lupa Star Wars juga memiliki teknologi yang namanya hyperdirve untuk
membuat kapal-kapal luar angkasanya bisa melaju melebihi kecepatan cahaya.
Namun
berbeda dengan Star Trek, sistem hyperdrive Star Wars memiliki cara kerja untuk
membuat kapal luar angkasa memasuki void atau ruangan lain untuk melanggar
aturan fisika dalam beberapa waktu.
Dari
hal-hal tersebut memang Star Wars adalah media franchise yang tidak
earth-centrist karena memang ceritanya berpusat di sebuah galaksi yang bahkan
jauh dari bumi.
Artinya
semua yang ada di dalam Star Wars adalah hal yang tidak bisa dibandingkan
dengan apa yang ada di bumi.
Teknologi
Star Wars terasa terbelakang hanya karena perbandingan yang dilakukan terhadap
pikiran manusia bumi mengenai teknologi luar angkasa yang sudah advance.
Tetapi
advance atau kecanggihan itu sebenarnya relatif karena bumi bisa jadi bukanlah
satu-satunya peradaban yang ada di alam semesta sehingga kecanggihan sesuatu
pun tidak perlu seperti teknologi canggih bumi untuk dikatakan canggih
seandainya memang ada peradaban lain di bagian luar angkasa yang lainnya.
Anggaplah
galaksi Star Wars itu memang ada dan juga terdapat teknologi yang sama di sana
dengan yang ada di Star Wars, maka bukan berarti teknologinya lebih terbelakang
dari teknologi bumi.
Ini
adalah salah satu pesan dari pembuat media franchise ini yaitu George Lucas
agar manusia tidak menjadikan sebuah hal sebagai tolok ukur untuk menentukan
sesuatu, yang dimana dalam hal antara galaksi Star Wars dan galaksi Bimasakti
tidak bisa dibandingkan menggunakan perspektif galaksi Bimasakti.
Selain
itu Star Wars merupakan galaksi yang memang dari awal, peradabannya sudah
menjelajahi luar angkasa, yang dimana ini berbeda dengan bumi dimana manusia
baru bisa ke luar angkasa di abad ke-20 dan itupun baru sampai bulan.
Oleh
karena itu, tidak ada cerita eksplorasi luar angkasa di Star Wars karena luar
angkasa adalah hal biasa bagi mereka yang ada di dalam galaksi Star Wars.
Teknologi
di dalam Star Wars bukanlah tidak canggih, tetapi itu hanyalah perbandingan
terhadap teknologi dari tempat lain yang tidak bisa dibandingkan dengan
teknologi di dalam Star Wars.
(Hafizh
Al Karim)
Sumber
Foto :
Kashifiqbal.com

